Sendal Seribu, Bertobat: Mencabut Akar Kejahatan dari dalam Hati

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Mata, hati, pikiran dan perbuatan kita adalah pintu masuk bagi kejahatan. Kejahatan mengintip di setiap mata, hati, pikiran dan perbuatan kita untuk membawa kita menjauh dari KASIH ALLAH.

Kejahatan menawarkan kenikmatan yang membuat mata kita merasa puas, hati merasa teduh, pikiran merasa tenang dan perbuatan kelihatan menyenangkan. Akan tetapi, semuanya itu sifatnya sementara belaka.

Karena itu, YESUS mendorong kita untuk bertindak lebih dalam penghayatan iman kita. Jika kita sungguh merasakan kedekatan yang sangat intim dengan YESUS maka itu harus kita wujudkan dalam hidup harian kita. Jangan lagi ada permusuhan. Jangan ada lagi dendam. Dendam, permusuhan dan amarah, membuat mata, hati, pikiran dan perbuatan kita kehilangan cahaya KASIH ALLAH.

Apa yang kita lihat dalam diri saudara kita, selalu salah di mata kita. Hati menjadi keras untuk merasakan kebutuhan dan keperihan hati saudara. Pikiran selalu berprasangka buruk dan picik kepada saudara. Pikiran selalu mengingat-ingat kesalahan dan kata-kata kasar dari saudara kita.

Dan, semuanya itu, berbuah pada perbuatan kita yang mulai menjaga jarak, mengurangi komunikasi dan mencari cara untuk balas dendam.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Masa Prapaskah adalah masa di mana kita berbalik dari cara hidup kita lama ke cara hidup yang baru, dengan berusaha, dengan bantuan rahmat dan cinta TUHAN yang telah dicurahkan kepada kita untuk mencabut setiap akar kejahatan yang ada di dalam hati kita. Allah mengasihi kita meski kita berdosa agar kita mau berbalik dari cara hidup kita yang lama dan tinggal di dalam kasihNYA. Dia tidak mengingat-ingat dosa dan kesalahan kita. DIA justru mengalirkan rahmat pengampunan agar kita berbalik dari dosa kepada hidup.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel