Festival yang dirayakan pada akhir Maret oleh para pengikut sekte Cybele ini dilakukan dengan cara menyamar dan mengejek orang lain. Perayaan ini terinspirasi oleh legenda Mesir tentang Isis, Osiris, dan Seth.
Pada abad ke-18, April Mop mulai populer di seluruh Inggris. Di Skotlandia, April Mop dirayakan dua hari. Pada hari pertama, dimulai dengan “memburu gowk,” di mana orang-orang dikirim untuk tugas palsu.
Gowk adalah istilah untuk burung kukuk, yang dianggap sebagai simbol orang bodoh.


Pada hari kedua, yang disebut Tailie Day, orang-orang membuat lelucon dengan menggunakan tanda seperti “tendang aku” atau menempelkan ekor palsu dibelakang orang-orang.
Kini, lelucon April Mop sudah berkembang luas hampir di seluruh dunia.
Bahkan, televisi, surat kabar, radio, dan situs web juga kerap merayakan April Mop dengan menampilkan berita-berita bohong sebagai sebuah lelucon.
Sumber: History, Britannica
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
