Sarasehan Kebangsaan Ke-5 PISHI-KDD: Politik Harus Mengagungkan dan Memuliakan Tuhan

infopertama.comPerkumpulan Ilmuwan Sosial Humaniora Indonesia (PISHI) bekerjasama dengan Komunitas Dialog Damai (KDD) menggelar Sarasehan Kebangsaan Ke-5. Acara yang berlangsung Sabtu, 3 Juni 2023 ini dibuka oleh Ketua 2 PISHI, Dr. Sulistyani, M.Pd.

Dalam sambutannya, dosen Universitas Nusantara PGRI Kediri itu menyatakan bahwa isu tentang relasi agama dan politik sudah terjadi sejak lama. Dan, sampai sekarang masih sering menjadi perdebatan.

Satu pihak mendukung agar agama ‘dilibatkan’ dalam setiap pertimbangan politik. Di pihak lain justru menolak mencampurkan agama dalam politik. Mereka menolak dengan alasan bahwa agama merupakan perkara pribadi yang hanya menyangkut kepentingan individu per individu.

Politik Memuliakan Tuhan

Namun, tambah Sulis, meskipun memiliki kepentingan masing-masing, agama dan politik sering memiliki keterkaitan satu sama lain. Misalnya politik membutuhkan agama sebagai alat legitimasinya, dan agama membutuhkan politik sebagai alat penyebarannya. Bahwa ada kemungkinan perbedaan perspektif antaragama terhadap politik penting bagi kita untuk memahaminya agar perbedaan tersebut menjadi bermakna positif untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam paparan materinya, narasumber pertama Emriati Samosir, M.Si., ERMCP menjelaskan bahwa iman Kristen tidak pernah melarang para umat untuk terjun dalam dunia politik. Iman Kristen memandang bahwa politik harus mengagungkan dan memuliakan Tuhan. Tujuan politik, kata akademisi Universitas Indonesia ini, tidak hanya memeroleh kekuasaan namun harus membawa kesejahteraan bagi banyak orang.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel