Rudal Iran jebol Pertahanan Udara Israel, Gempur dua Kota dekat Fasilitas Nuklir

Pertahanan Udara Israel

“Ia menolak masuk ambulans karena orang tuanya masih berada di dalam gedung. Kami menunggu hingga orang tuanya dievakuasi dari blok apartemen yang hancur, lalu mengirim mereka semua ke rumah sakit.”

Dinding luar dua gedung apartemen rusak parah akibat hantaman.

Kota Dimona yang berdekatan juga mengalami serangan serupa. Di antara banyak korban luka terdapat seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, yang menurut tim medis kondisinya serius.

“Di Dimona dan Arad, peluncur pencegat ditembakkan namun gagal mengenai ancaman, sehingga terjadi dua hantaman langsung oleh rudal balistik dengan hulu ledak seberat ratusan kilogram,” kata petugas pemadam kebakaran Israel.

Ahmadiel Ben Yehuda, warga yang tinggal hanya dua menit berjalan kaki dari lokasi jatuhnya misil di Dimona, mengatakan ia sedang menuju tempat perlindungan ketika serangan terjadi. “Ada kerusakan di semua rumah di komunitas kami—banyak langit-langit runtuh dan jendela pecah—termasuk di rumah saya sendiri,” ujarnya.

Ben Yehuda menambahkan, ketika ia mengunjungi lokasi jatuhnya misil, “seluruh area benar-benar hancur, termasuk sebuah taman kanak-kanak.”

Dia mengaku mengenal beberapa orang yang apartemennya hancur total.

“Saya merasa ngeri. Sulit dipercaya kekuatan sebuah misil bisa menghancurkan beton, melihat kehancuran itu sulit dipahami.”

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan Presiden Isaac Herzog mengunjungi lokasi terdampak pada Minggu (22/03).

Kemampuan Iran untuk terus menimbulkan kerusakan di dalam wilayah Israel menjadi pengingat akan kapabilitas militer negara tersebut.

Laman: 1 2 3 4

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses