Residivis Begal asal NTT Ditembak di Bali, 4 Pelajar SMK Terlibat

Denpasar, infopertama.com – Komplotan begal asal NTT diringkus aparat kepolisian Polsek Denpasar Barat. Mereka ditangkap karena menganiaya dan merampas barang milik korban, Muammar (21) dan rekannya Usep Mulyadi di Jalan Buana Raya, tepatnya di depan Apotek Nathan No. 99, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat. Dari lima begal tersebut, empat di antaranya pelajar SMK.

Menurut Kapolsek Denbar Kompol Wayan Prabawati didampingi Kanit Reskrim Iptu Demiral Safriansyah, aksi begal itu terjadi pada Kamis 22 Januari 2026 sekitar pukul 03.25 Wita. Korban Muammar saat itu dibonceng oleh rekannya Usep Mulyadi, melintas sepulang kerja dari Kuta menuju arah Jalan Mahendradata.

Setiba disana, korban tanpa sengaja melihat para pelaku yang nongkrong di kawasan Jalan Mahendradata. Namun, tersangka utama Velexius Noronha (18) asal NTT, merasa tidak terima. Ia mengira tatapan korban bernuansa ancaman.

“Dari masalah saling tatap itu, timbul niat untuk mengejar korban,” ungkap Iptu Demiral.

Selanjutnya, tersangka Velexius mengajak empat rekannya, DWS, JRM, VAMF dan KIS yang seluruhnya masih berstatus pelajar SMK mengejar korban menggunakan dua sepeda motor. Velexius mengendarai Honda Beat hitam, sementara rekannya menggunakan Honda Vario putih.

Mereka pun saling kejar hingga berakhir di Buana Raya. Tersangka Velexius berhasil menendang korban dari samping hingga sepeda motor oleng. Kemudian, DWS turun dan memukul kepala korban, lalu menendang dari belakang.

Setelah terjatuh, tersangka Velexius menarik baju korban, menginjak punggungnya, dan merampas ponsel serta tas pinggang. Para begal itu langsung melarikan diri.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel