Panggilan untuk mengikuti YESUS selalu menuntut sebuah konsekuensi yaitu berani “meninggalkan lembu dan orang tua” dan berani “meninggalkan cara hidup yang lama—hidup dalam dosa”. Itulah yang ditekankan oleh YESUS dalam bacaan injil pada hari ini perihal hal mengikutiNYA.
Ketika IA memandang ke YERUSALEM, YESUS mengajak semua pengikutNYA juga untuk berani menatap ke sana, menatap ke jalan penderitaan yang harus ditempuh dari seorang yang bersedia untuk mengikutiNYA. Berani meninggalkan segala-galanya dan mengikutiNYA dengan penuh ketotalitasan. Ingatlah, pilihan ini adalah pilihan hidup kita sebagai seorang pengikutNYA apapun itu tanpa kecuali.
Marilah kita membuka diri pada rahmat dan KASIH ALLAH agar kita berani untuk meninggalkan segala-galanya dan mengikuti YESUS dengan penuh setia. Kalau kita belum berani mengambil resiko bagi Allah kita sesungguhnya belum melakukan sesuatu yang besar bagi kemuliaan namaNya. Jangan takut untuk mengikuti YESUS!!! ingatlah ini, “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”
Jangan menoleh ke masa lalu yang kelam dan pekat. Jangan menoleh kepada dosa, jangan menoleh kepada mereka yang menolak kita, kepada mereka yang membenci kita. Dan, Jangan menoleh kepada segala sesuatu yang membuat kita kehilangan cinta di hati bagi YESUS.
FOKUSKAN pandangan kita kepada YESUS yang telah memanggil kita, agar IMAN kita tetap teguh kepadaNya dan cinta kita semakin berkobar-kobar untuk mencintaiNya dan memersembahkan hidup kita seutuhnya kepadaNya.
Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






