Lalu kepada seorang lain Yesus berkata, “Ikutlah Aku!” Tetapi orang itu berkata, Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku. Tetapi Yesus menjawab, “Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah, dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana.” Dan seorang lain lagi berkata, “Tuhan, aku akan mengikuti Engkau, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku.” Tetapi Yesus berkata, “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”
Siap Untuk Mengikuti Yesus!!!!
“Di atas segala pilihan hidup kita untuk mengikuti YESUS dan demi kebaikan bersama, satu hal yang paling utama adalah KASIH. Jika itu adalah KASIH yang berasal pengalaman bersama ALLAH maka pilihan hidup kita itu tidak akan mencari keuntungan diri sendiri.”*
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
HIDUP ini adalah sebuah pilihan. Keberadaan kita saat ini adalah untuk menentukan pilihan atas hidup kita dan berani untuk menerima setiap risiko yang akan kita hadapi atau terima. Bacaan pertama dari kita pertama Raja-Raja, Elisa berani mengambil keputusan untuk meninggalkan lembu dan keluarganya lalu mengikuti Elia. Elisa berani menentukan pilihan atas hidupnya. Ini adalah sebuah keputusan heroic yang telah dipilihnya untuk sebuah tugas yang baru yang sedang menantinya yaitu menjadi seorang nabi menggantikan Elia.
Bacaan kedua, Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galatia kembali mengingatkan kita bahwa kita telah dipanggil untuk merdeka sebab KRISTUS telah memerdekakan kita. Karena itu, janganlah kita mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk hidup dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain karena kasih.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






