Presiden Lantik Yudo Margono sebagai Panglima TNI

Masa jabatan Yudo sebagai Panglima TNI terbilang singkat. Pasalnya, dia akan pensiun pada 26 November 2023.

Kendati demikian, pekerjaan rumah Yudo sebagai Panglima TNI tak ringan. Seperti terungkap dalam diskusi daring mengenai tantangan Panglima TNI Baru, 13 Desember lalu, Kepala Pusat Kajian Maritim Sekolah Staf Komando Angkatan Laut Laksamana Pertama Didong Rio Duta mengingatkan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang penting dilakukan. Sebab, kondisi nyata saat ini, banyak alutsista TNI sudah uzur dan sistemnya tidak sesuai lagi dengan tantangan perang modern.

Yudo dalam uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Panglima TNI yang digelar Komisi I DPR, Jumat (2/12/2022), menyebutkan empat program kerjanya. Salah satunya adalah meningkatkan kesiapan operasional satuan-satuan TNI, baik personel maupun alutsistanya.

Selain itu, penguatan kualitas sumber daya manusia prajurit TNI menjadi program prioritas. Yudo menyebutkan, prajurit TNI harus profesional dengan tingkat kemampuan dan naluri tempur tinggi. Serta, memiliki kedisiplinan tinggi dan menyatu dengan rakyat.

Program ketiga adalah menguatkan konsep gabungan melalui Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan). Ke depan, Panglima Kogabwilhan I, II, dan III akan menjadi pelaksana tugas Panglima TNI dalam melaksanakan operasi maupun latihan sesuai wilayah kerja masing-masing.

Adapun program keempat adalah memantapkan implementasi reformasi birokrasi dan kultur berorganisasi di tubuh TNI. Ini diperlukan untuk menunjang semua tugas dan tanggung jawab TNI dalam menegakkan kedaulatan RI.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel