“Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Diperlukan kesiapsiagaan, baik dalam penyiapan tim tanggap bencana maupun sarana dan prasarana pendukung,” ujar AKBP Levi.
Kesiapan tersebut mencakup langkah-langkah penanganan bencana pada tahap pra-bencana, saat bencana, hingga pascabencana.
Menutup amanat tersebut, Kapolres Manggarai menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh unsur lintas sektor di Kabupaten Manggarai untuk terus memperkuat soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











