Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Turangga 2026, Kapolres Manggarai Tekankan Sinergitas dan Kesiapsiagaan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Kapolres Manggarai juga memaparkan prediksi pergerakan masyarakat selama masa mudik. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.
Sebagai langkah antisipatif, pengamanan difokuskan pada 185.607 objek di seluruh Indonesia, meliputi masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, serta bandara.

Selain fokus pada kelancaran arus lalu lintas, jajaran kepolisian juga diinstruksikan untuk mewaspadai berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Berdasarkan pemetaan kerawanan, terdapat beberapa potensi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi, antara lain kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, serta perkelahian antar kelompok,” tegas Kapolres.

Untuk itu, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli rutin dengan melibatkan unsur pengamanan swakarsa, terutama pada titik dan waktu yang dianggap rawan. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian saat meninggalkan rumah untuk mudik, guna memberikan rasa aman.

Kehadiran BPBD Kabupaten Manggarai dalam apel tersebut juga dinilai penting, mengingat adanya potensi cuaca ekstrem selama periode mudik Lebaran. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah Indonesia berpotensi mengalami cuaca berawan hingga hujan lebat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel