“PLN menghormati nilai-nilai adat yang hidup di tengah masyarakat dan berupaya agar proses pembangunan dapat berjalan berdampingan dengan kehidupan sosial dan budaya setempat,” ujar Manurung.
Ia menambahkan, perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk perbaikan rumah adat Gendang Gonggor, merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang berkelanjutan dengan komunitas di sekitar wilayah pengembangan PLTP Ulumbu. PLN berharap komunikasi dan kolaborasi yang terus terjalin dapat mendukung kelancaran pembangunan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, tanpa mengesampingkan identitas serta tradisi yang menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel









