Penerangan hingga Pemulihan Rumah Adat, Masyarakat Gendang Gonggor Rasakan Manfaat Kehadiran PLTP Ulumbu

Pemulihan Rumah Adat
Suasana sosialisasi pembangunan infrastruktur persiapan PLTP Ulumbu bersama masyarakat adat Gendang Gonggor, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Mei 2026, yang berlangsung di dalam rumah gendang yang telah diperbaiki melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.

Pandangan positif juga disampaikan Tua Gendang Gonggor lainnya, Stevanus Akut. Ia menyebut kehadiran PLTP Ulumbu turut membawa perubahan pada akses listrik yang dirasakan masyarakat. Jika sebelumnya desa mereka kerap mengalami kondisi gelap, kini listrik dapat digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Kami merasa bangga dengan kehadiran PLTP Ulumbu. Dulu desa kami gelap, sekarang tidak lagi. Siang dan malam kita bisa menggunakan listrik” ujar Stevanus.

Stevanus juga menilai pengembangan panas bumi tidak serta-merta harus dipertentangkan dengan kehidupan masyarakat setempat. Menurutnya, komunikasi dan pemahaman mengenai proyek menjadi penting agar masyarakat dapat mengetahui proses pembangunan serta manfaat yang diharapkan.

“Kami bersyukur dengan kehadiran panas bumi ini. Ulumbu datang untuk menerangkan hal-hal yang menjadi pikiran kami di wilayah Gonggor, termasuk masyarakat di Gendang Wewo, Gendang Lale, dan lainnya. Intinya, di sini kami saling mendukung,” katanya.

Pengalaman masyarakat Gendang Gonggor menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur energi dan kehidupan adat dapat berjalan berdampingan melalui komunikasi, penghormatan terhadap kebutuhan masyarakat, serta perhatian pada ruang-ruang sosial dan budaya.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan bahwa pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan perlu berjalan seiring dengan penghormatan terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat di sekitar proyek. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dengan masyarakat adat menjadi bagian penting untuk membangun pemahaman bersama, mengidentifikasi kebutuhan warga, serta memastikan proses pembangunan memperhatikan kondisi dan aspirasi masyarakat setempat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel