Reo, infopertama.com – Aktivitas panen padi di areal persawahan Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, hari ini berlangsung lebih modern dengan pemanfaatan alat pertanian combine harvester. Teknologi ini memungkinkan proses panen dilakukan secara cepat, efisien, dan minim kehilangan hasil.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Ferdy Ampur, menegaskan bahwa penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) merupakan langkah strategis dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian di daerah.
“Pemanfaatan combine harvester ini menjadi bagian dari upaya modernisasi pertanian di Manggarai. Dengan alat ini, proses panen menjadi lebih cepat, biaya tenaga kerja bisa ditekan, dan kehilangan hasil panen dapat diminimalisir,” ujar Ferdy Ampur.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Laurensius Adrianus Laoth, SP menambahkan bahwa kehadiran alat tersebut juga dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi petani, terutama dari sisi biaya.
“Alat ini dipersiapkan untuk melayani petani yang mau panen padi dengan biaya yang sangat murah, sehingga dapat membantu meringankan beban petani sekaligus mendorong peningkatan hasil produksi,” jelasnya.
Para petani di Kecamatan Reok pun menyambut baik penggunaan combine harvester. Mereka merasakan langsung manfaatnya, baik dari sisi efisiensi waktu maupun penghematan biaya.
Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berkomitmen menghadirkan inovasi dan teknologi bagi para petani. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











