Gorontalo, infopertama com – Istri seorang anggota DPRD Provinsi Gorontalo melabrak suaminya di kantor DPRD Gorontalo karena diduga selingkuh.
Kejadian mengejutkan itu terjadi saat Perayaan resmi Hari Ulang Tahun Provinsi Gorontalo yang seharusnya berlangsung khidmat pada 5 Desember 2025.
Peristiwa labrakan ini menyisakan cerita panas di balik dinding gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Gorontalo.
Bukan soal pidato seremonial atau capaian pembangunan daerah yang menjadi perbincangan, melainkan dugaan skandal asmara yang menyeret seorang oknum anggota DPRD Provinsi Gorontalo berinisial SK, yang diketahui menjabat sebagai Ketua Fraksi dari salah satu partai besar di lembaga tersebut.
Menukil Fakta News, hubungan pribadi antara SK dan seorang perempuan berinisial MP yang disebut-sebut bekerja sebagai pendamping komisi di DPRD, diduga telah lama menjadi bisik-bisik di lingkungan gedung wakil rakyat itu. Namun, isu tersebut baru benar-benar mencuat ke permukaan saat momentum rapat paripurna peringatan HUT Provinsi Gorontalo.
Sumber terpercaya menyebutkan, istri sah dari oknum legislator tersebut dikabarkan mendatangi lokasi dan secara langsung melabrak perempuan yang diduga menjadi selingkuhan suaminya.
“Orang-orang kaget. Baru saja selesai acara resmi, tiba-tiba ada keributan. Suasananya langsung berubah, dan memang isu ini sudah lama beredar,” ungkap salah satu sumber yang namanya enggan disebutkan
Peristiwa itu sontak menjadi pembicaraan hangat di lingkungan DPRD. Beberapa staf bahkan menyebut kejadian tersebut sebagai “drama paling panas” yang pernah terjadi di balik agenda resmi lembaga legislatif tersebut.
Dugaan hubungan terlarang ini tentu menjadi pukulan telak bagi citra lembaga yang seharusnya menjadi simbol kehormatan dan representasi moral rakyat.
Terlebih lagi, sosok SK bukanlah anggota biasa. Ia diketahui memegang posisi strategis sebagai Ketua Fraksi dari salah satu partai besar di DPRD Provinsi Gorontalo.
Meski telah berupaya meminta klarifikasi langsung kepada oknum anggota DPRD berinisial SK terkait isu yang beredar luas tersebut. Namun, kekinian yang bersangkutan memilih bungkam dan enggan memberikan tanggapan.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo terkait dugaan skandal yang menyeret salah satu anggota sekaligus pimpinan fraksi tersebut.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




