Barangkali karena itulah, manusia bijak lebih memilih menebar keteduhan daripada kegaduhan. Sebab dunia sudah terlalu penuh dengan orang-orang yang ingin menjadi angin, tetapi semakin sedikit yang bersedia menjadi pohon untuk diam, berdiri kokoh, dan tetap memberi teduh meski berkali-kali diterpa badai, tetap berbuah manis meski tetap dilempari batu.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan