Monogami dan Poligami (Bagian III)

Biologi manusia sudah amat sangat ketinggalan zaman

Kenyataan bahwa sesuatu yang mungkin saja muncul secara naluriah atau alami tidak berarti itu selalu baik bagi kita. Susunan otak seekor ngengat memberikan sebuah naluri ketertarikan terhadap sinar terang sehingga memungkinkan ngengat tersebut terbang pada malam hari dengan hanya disinari sinar bulan.

Celakanya, ngengat modern juga hidup di dunia yang betul-betul berbeda dengan tempatnya hidup berevolusi. Kita sekarang memiliki alat pembunuh ngengat dan nyamuk. Karena terbang sesuai dengan naluri mereka, ngengat modern itu mendekati alat pembunuh tersebut dan langsung terbakar. Dalam memahami desakan biologi, pria modern memiliki pilihan untuk menghindari pembakaran diri sebagai akibat dari melakukan apa yang muncul dalam benaknya secara alami.

Ada persentasi kecil saja dari wanita yang promiskus seperti pria, tetapi motivasinya biasanya berbeda dengan pria. Untuk menjadi tertarik secara seksual, susunan otak dari wanita pelindung sarang, menanggapi serangkaian kriteria lain dari hanya sekadar janji akan seks.

Pada umumnya wanita menginginkan sebuah hubungan atau setidaknya kemungkinan jalinan perasaan sebelum mereka merasakan gairah seksual terhadap pria.

Kebanyakan pria tidak sadar bahwa begitu seorang wanita merasakan keterikatan perasaan telah tercipta, dia akan dengan senang menguasai otak pria selama tiga atau enam bulan. Dengan pengecualian persentasi yang aneh dari penyelewengan, pada umumnya wanita merasakan dorongan seks terkuat selama masa ovulasi yang dapat berakhir dalam beberapa hari atau jam saja.

Laman: 1 2 3 4

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses