Harapan tersebut menjadi semangat yang mengiringi keberangkatan 200 mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng. Selama menjalankan pengabdian di desa-desa lokasi KKN, mereka tidak hanya membawa pengetahuan dari ruang kuliah, tetapi juga semangat kolaborasi untuk belajar bersama masyarakat, memperkuat kapasitas lokal, dan menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











