Malas Mandi Pertanda Gangguan Jiwa, Psikolog Ingatkan Bahaya Self Diagnose

“Ketika seseorang sudah merasa distress, apalagi terus menerus. Waktunya nggak cuma satu hari dua hari, mungkin dua minggu atau satu bulan. Istilahnya distress atau tekanan yang berkepanjangan itu bisa jadi ciri-ciri juga,” ungkap Annisa.

3. Dysfunction

Dysfunction adalah kondisi ketika seseorang sudah merasakan kesulitan untuk menjalankan fungsinya sehari-hari. Kondisi ini bisa membuat seseorang sulit untuk berkegiatan sehari-hari, tidak memiliki energi untuk bekerja atau belajar. Atau, bahkan untuk melakukan aktivitas yang sebelumnya disukai.

4. Danger

“Ketika memang individu tersebut menunjukkan adanya bahaya, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Jadi kalau memang misalnya dia punya keinginan untuk melukai diri atau mengakhiri hidup. Atau, bahkan dia melukai orang lain atau hewan atau yang lain, itu adalah danger,” pungkas Annisa.

Menurut Annisa, empat kriteria tersebut bisa menjadi dasar dalam menilai ciri-ciri perilaku yang tergolong bermasalah atau mungkin memiliki masalah psikologis. Namun, mengalami kondisi-kondisi tersebut juga belum berarti seseorang tergolong mengalami gangguan jiwa.

Gangguan Jiwa
Psikolog klinis Annisa Mega Radyani, MPsi (Dokpri)

“Jadi kalau misalnya dia sudah memenuhi empat-empatnya atau memenuhi salah satunya, bisa jadi dia perlu pendampingan psikologis. Tapi belum tentu dia punya gangguan jiwa,” katanya.

Lebih lanjut, Annisa menjelaskan bahwa ada rujukan lain yang bisa digunakan untuk mengetahui ciri-ciri masalah psikologis selain dari kriteria 4D tersebut, yaitu dari UU Kesehatan Jiwa Nomor 18 Tahun 2014 yang dapat diakses secara umum.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel