Lebih Inklusif dan Merata, Kepengurusan PBNU 2026–2031 Bertambah Jadi 210 Orang

Momen pengumuman pengurus PBNU 2026-2031, Rabu (30/9/2026) di kantor PBNU Jakarta. (Foto:Suwitno)

Dinamika serupa terlihat pada jajaran eksekutif Tanfidziyah. Kepemimpinan operasional kini ditopang oleh 8 orang Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum. Untuk mengakselerasi kerja organisasi, jajaran Sekretaris Jenderal dan Wakil Sekretaris Jenderal diperluas menjadi 32 orang.

Sementara itu, jajaran Ketua disesuaikan menjadi 26 orang dan jajaran Bendahara dipadatkan menjadi 8 orang.

Melalui komposisi yang lebih adaptif dan inklusif ini, Gus Kikin optimistis kepengurusan baru PBNU dapat langsung berakselerasi dan memberikan pengabdian nyata bagi umat sejak hari pertama diumumkan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel