Di rumah:
“Pap, itu handuk basah kok di kasur lagi?” Satu kalimat itu bisa bikin lelaki mapan jadi goblok mendadak.
Kadang bukan soal fisik doang. Di luar itu suasananya ringan. Tidak ada tagihan listrik, tidak ada biaya sekolah anak, tidak ada teguran soal lupa bayar PDAM.
Padahal yang bikin rumah terasa pahit kadang bukan pasangan. Tapi kita yang kurang komunikasi, kurang perhatian, atau kebanyakan diam tapi ngambek.
Ini sedikit penjelasan kenapa lelaki bisa begitu:
1. Lelaki itu visual banget. Otak laki-laki cepat bereaksi pada rangsangan visual. Itu naluri dasar. Tapi naluri bukan alasan untuk jadi liar.
2. Ego gampang digelitik.
Kalau ada yang senyum, ketawa, atau kelihatan kagum, ego langsung mekar. Padahal di rumah istri kagum juga… cuma kagumnya beda: “Kok bisa lupa terus sih?”
3. Butuh dihargai, bukan cuma dikritik. Lelaki sering merasa di rumah lebih banyak evaluasi daripada apresiasi. Akhirnya cari tempat yang rasanya lebih “ringan”.
4. Keindahan semu itu bebas beban. Tidak ada cicilan. Tidak ada tanggung jawab. Itu yang bikin terasa menyenangkan.
Tapi ingat… yang bebas beban biasanya juga bebas komitmen.
Nah ini yang bahaya.
Begitu merasa punya uang, punya posisi, punya kuasa… muncul jiwa garangan. Berasa masih muda, padahal lutut sudah bunyi kalau naik tangga.
Kadang sok jadi cowboy. Jalan dada dibusungkan, minyak wangi disemprot dua kali lipat. Padahal di rumah cuma pakai sarung dan sendal jepit. Minyak angin dioles full body, lebih sering pakai Nona Mas.
Tapi percayalah, sehebat-hebatnya kita merasa jago di luar, satu bentakan di rumah bisa bikin kita mendadak goblok
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan