Lagi, Driver Ojol Asal NTT Terlibat Kasus Kriminal

Driver Ojol
Pelaku Pembacokan di Bali, Driver Ojol asal NTT

Badung, infopertama.com – Kasus kekerasan yang melibatkan driver asal NTT kembali terjadi. Jika sebelumnya, di Ibu Kota Jakarta Driver Grab asal Manggarai NTT berinisial GT. Ia diduga melakukan penganianyaan dan pelecehan terhadap penumpang wanita berinisial NT. Kasus tersebut pada akhirnya menempuh jalan damai.

Kali ini, kembali terjadi, Driver Ojol asal NTT terlibat kasus pembacokan di provinsi Bali. Adalah Abdul Rahman Saleh (32) tega membacok kepala pacarnya, Fitria (41). Pelaku yang berprofesi sebagai driver ojek online (Ojol) murka kisah asmaranya yang sudah 4 tahun retak.

“Telah terjadi penganiayaan penebasan di Jalan Sadasari Gang Jepun, depan kamar kos, Kuta, Badung,” kata Kapolsek Kuta Kompol Orpa SM Takalapeta dalam keterangan tertulis kepada media ini, Rabu (12/1/2022).

Orpa mengatakan korban dan pelaku awalnya kenal melalui media sosial (medsos) Facebook dan hingga kini sudah berpacaran selama 4 tahun.

Namun kisah asmara mereka mulai renggang sejak November 2021. Ketika itu korban Fitria balik ke Bali dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim). Sejak itu mereka sudah tidak lagi tinggal sekamar.

Sebelum kejadian pembacokan, pelaku dan korban Fitria beberapa kali sempat cekcok. Karena itu, korban Fitria memutuskan indekos sendiri dan berpisah kos dengan pelaku.

“Korban Fitria memutuskan untuk indekos sendiri di daerah Nyang-nyang Sari. Pelaku juga menambahkan bahwa Fitria pernah mengaku bahwa dia punya pacar lagi di Jawa, Jember. Sebelum kejadian, mereka beberapa kali pernah cekcok terkait hubungan mereka,” terang Orpa.

Menurut Orpa, kejadian penebasan ini terjadi pada Selasa (11/1). Hal ini bermula saat pelaku asal Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu menghubungi korban Fitria via pesan singkat WhatsApp sekitar pukul 09.00 Wita. Pelaku nge-chat korban untuk datang ke tempat kosnya guna membahas hubungan mereka.

Kemudian korban membalas pesan pelaku dalam chat WhatsApp. Korban dalam balasan pesannya tersebut mengaku akan datang ke indekos pelaku bersama kawannya.

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV