Kopi Flores Bawa Indonesia ke Pentas Dunia

Secara umum, jika dilihat dari flavour wheel, rasa kopi flores mempunyai rasa aroma bunga, karamel, kacang-kacangan, dan bahkan rasa tembakau. Dengan kondisi cuaca dan lingkungannya yang unik, tidak mengherankan jika Flores memiliki dua jenis kopi pamungkas dengan rasa tidak kalah dengan jenis kopi lainnya. Keduanya adalah kopi manggarai dan kopi bajawa.

Wajar, selama berlangsungnya KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, kopi ini telah menjadi sajian yang diperkenalkan kepada tamu-tamu mancanegara yang hadir khusus menghadiri pertemuan kepala negara kawasan Asia Tenggara. Bahkan, di spot wisata, seperti di Gua Batu Cermin, Lapangan Waikusambi, dan Waterfront, para tamu dari mancanegara itu terlihat menikmati nikmatnya kopi florres di sejumlah lapak UMKM.

“Belasan tamu dari luar negeri, sangat menikmati cita rasa kopi flores di jejeran lapak UMKM pada Gua Batu Cermin,” ujar Kepala Sub Divisi UMKM dan Festival Desa Binaan Bank NTT Reinhard Djo, Rabu (10/5/2023), seperti mengutip InfoPublik.

Menurut Reinhard, para tamu tersebut terpikat aroma dan juga cita rasa kopi yang sangat kuat dari kopi manggarai yang disuguhkan. Memang, kopi asli NTT itu menjadi salah satu sajian ke tamu KTT ASEAN itu, baik kegiatan side event maupun main event.

Sebagai informasi kopi NTT kebanyakan berasal dari beberapa wilayah NTT yang berada di daratan Florees, Sumba, Timor, Alor, dan lainnya. Tercatat kurang lebih dari 13 kabupaten di NTT merupakan daerah penghasil kopi.

Menurut Ketua Dekopi (Dewan Kopi Indonesia) NTT Bony Romas, beberapa varian kopi NTT yang cukup terkenal dan tua adalah kopi arabica bajawa, arabika manggarai, robusta manggarai, yellow caturra manggarai, red bourbon manggarai, dan juria manggarai.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses