Ketiga, pemberdayaan masyarakat
Tidak berhenti pada aspek sosial, PLTP juga berkontribusi pada bidang peningkatan perekonomian masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan pemberdayaan yang dilakukan PLN-PLTP terhadap masyarakat di sekitar PLTP. Tercatat di Desa Wewo sendiri, kelompok-kelompok binaan yang masih berjalan hingga sekarang berjumlah 10 kelompok. 6 kelompok hortikultura yang tersebar dibeberapa kampung desa Wewo (Wewo, Tantong, Damu); 3 kelompok budidaya ikan; dan 1 kelompok tamulawak.
Sementara itu, di kawasan Poco Leok yang terdiri dari banyak kampung PLN telah memberdayakan 21 kelompok tani. Kelompok tani ini tersebar hampir di seluruh kampung Poco Leok (Lungar, Ndajang, Mesir, Cako, Tere, Rebak). Kinerja kelompok-kelompok tani binaan PLN yang eksis saat ini telah menunjukan kesuksesan yang ditandai panen-penen raya yang telah mereka rasakan.
Bahkan, PLN UIP Nusra sukses menyabet dua penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2024 dari La Tofi School of Social Resposibility pada malam penganugerahan yang berlangsung di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Rabu, 17 Juli 2024.
Ajang ini diikuti oleh lebih dari 50 perusahaan BUMN dan swasta yang mengangkat program CSR unggulan dari masing-masing perusahaan. Dari sekian program CSR yang dinilai, PT PLN (Persero) UIP Nusra meraih dua penghargaan predikat Platinum SDG’s.
Penghargaan tingkat nasional ini diberikan pada kategori SDG’s; (1) Mengakhiri Kelaparan: Membangun Desa Panas Bumi dengan Hortikultura; dan (2) Pendidikan yang Berkualitas: Menggerakan Masa Depan dengan Electric Vehicle.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan