Ki Hadjar Dewantara, pendiri Tamansiswa, sejak awal telah menegaskan bahwa pendidikan bukan semata transfer ilmu, melainkan proses memerdekakan manusia, membentuk watak, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab kebangsaan. Prinsip inilah yang kemudian menjadi fondasi filosofis bagi lahirnya SMA Taruna Nusantara sebagai sekolah kader pemimpin masa depan.
Tamansiswa dan Pendidikan Kader Bangsa
Dalam sejarahnya, Tamansiswa bukan hanya lembaga pendidikan, melainkan gerakan kebudayaan dan kebangsaan. Melalui semboyan “Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani”, Tamansiswa menanamkan kepemimpinan yang berakar pada keteladanan, pengabdian, dan keberpihakan kepada rakyat.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







