Keenam, mereka memutuskan untuk memilih pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran sebagai pemimpin periode 2024-2029 untuk meneruskan program-program Joko Widodo.
Pernyataan sikap tersebut dibacakan secara serentak oleh para simpatisan PKB dan PPKB yang dipimpin oleh Nurul Huda, mantan anggota DPRD PKB Kabupaten Brebes. Meskipun suasana deklarasi berlangsung santai dan meriah, tetapi tetap mempertahankan substansi penting dari acara tersebut.
Nurul Huda, mantan anggota DPRD PKB Kabupaten Brebes, mengungkapkan perpindahan dukungan dari Anis Baswedan – Muhaimin ke Prabowo-Gibran adalah hasil dari kekecewaan simpatisan PKB Kab. Brebes terhadap pasangan Anis Baswedan – Muhaimin, yang diduga didukung oleh kelompok intoleran yang mengancam keutuhan NKRI.
Sementara, Santono, mantan Ketua PAC PKB Banjarharjo Kab. Brebes, menyatakan bahwa keputusan mendukung Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029 adalah hasil dari pertimbangan yang matang dan lakukan secara sukarela.
Ia meyakini dukungan ini merupakan pilihan yang tepat.
Istiana, salah satu simpatisan Penggerak Perempuan Kebangkitan Bangsa, menambahkan bahwa setelah debat ke-3, hampir semua perempuan merasa empati dengan Prabowo.
Oleh karena itu, mereka dengan tegas mendukung dan mengawal Prabowo-Gibran untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029, yang diharapkan dapat mewakili perasaan jutaan perempuan di seluruh Indonesia.
Deklarasi dukungan ini menjadi momen penting di mana tokoh dan simpatisan PKB serta PPKB Kab. Brebes secara terbuka menegaskan dukungan mereka kepada Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.***
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




