Kapolda Lampung: Warga Berani Lawan Begal Saya Beri Penghargaan

Kapolda Lampung
Kapolda Lampung, Irjen Hendro Sugiatno. (Foto: Istimewah)

Bandarlampung, infopertama.com – Kasus Amag Sinta, korban begal di Lombok Tengah, NTB yang ditersangkakan oleh oleh Polres Lombok Tengah, turut menyita perhatian Kapolda Lampung, Irjen Hendro Sugiatno.

Kapolda menegaskan, Jika ada warga Lampung yang melawan pelaku pembegalan maka akan langsung diberi penghargaan.

“Di Lampung, masyarakat jangan takut melawan begal. Kalau ada begal yang terbunuh oleh korban begal karena membela diri dan mempertahankan barangnya, kasusnya tidak diproses. Dan, korban yang dapat melumpuhkan pelaku begal akan diberi penghargaan,” ungkap Kapolda, Sabtu (16/4/2022) siang.

Viralnya pemberitaan korban begal yang akhirnya menjadi tersangka pasca berhasil membunuh dua dari empat pelaku begal di Lombok Tengah, NTB. Penetapan tersangka terhadap Amag Sinta ini menimbulkan kontra di masyarakat.

Warga yang berusaha mempertahankan harta dan nyawanya melakukan perlawanan sehingga pelaku begal berhasil dibunuh. Ironisnya pelaku begal lainnya yang masih hidup malah dijadikan saksi.

Jajaran Satreskrim Polres Lombok Tengah sebelumnya menetapkan Amaq Sinta yang merupakan korban begal, sebagai tersangka dalam dugaan kasus dua begal yang tewas bersimbah darah di jalan raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Minggu (10/4) dini hari.

Selain menetapkan korban menjadi tersangka dalam dugaan kasus pembunuhan dan penganiayaan, dua teman pelaku begal inisial WH dan HO warga Desa Beleka yang berhasil melarikan diri juga ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tindak pidana curat.

Kapolda Lampung
Amaq Sinta, Korban Begal asal desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, kabupaten Lombok Tengah, NTB. (Foto: Antara/Akhyar)

Kronologis kejadian itu bermula ketika korban pergi ke Lombok Timur untuk mengantarkan makanan kepada ibunya. Di tengah jalan di TKP korban dipepet oleh dua orang pelaku begal dan melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam. Tidak lama kemudian datang dua teman pelaku dan juga melakukan perlawanan kepada korban, namun semua pelaku berhasil korban tumbangkan.

Dalam kejadian itu, satu korban melawan empat pelaku yang mengakibatkan dua pelaku begal inisial P (30) dan OWP (21) warga Desa Beleka tewas. Sedangkan dua pelaku lainnya melarikan diri dan saat ini telah diamankan.

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV