Perdebatan kecil pun terjadi. Sang bidan menyarankan agar suntik dilakukan setidaknya dua minggu sebelum suami pulang untuk menghindari paparan hormon yang tidak perlu. Namun, pasien tetap pada pendiriannya.
“Maunya sekarang bu, kan emang udah biasanya juga di bidan yang lain. Di bidan lain juga nggak apa-apa kok suntik sebulan sekali. Mencegah aja sih bu, mau melanjutkan,” kata si pasien.
Puncaknya, sang pasien bahkan menyatakan siap menanggung segala konsekuensi kesehatan dari pilihannya tersebut.
“Udah bu, suntik aja sekarang bu, risiko saya yang tanggung,” ujarnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







