“Tidak cuma abu, kadang supir truk ugal-ugalan. Pengendara roda dua resah karena truk kalau berpapasan di jalan tidak mau minggir. Sampai sekarang belum pernah digerebek Polda, Polrestabes Medan dan Satpol PP lokasi tambang tersebut,” katanya, Rabu (22/2/2023) pagi.
Kades Kwuala Laubicik, Sedia Sembiring saat dikonfirmasi Rabu 22 Februari 2023 pukul 10.36 diduga alergi dan memilih irit berbicara.
“Saya lagi di Pakpak Barat, nanti kita hubungi saya lagi rapat,” cetusnya sambil langsung memutuskan sambungan telepon selular miliknya. Dan saat konfirmasi via WA langsung memblokir kontak wartawan.
Kasat Pol PP Kabupaten Deli Serdang Marzuki saat di konfirmasi menjelaskan bahwa, beberapa waktu yang lalu anggota Satpol PP sudah turun ke lokasi bersama Forkopicam, namun saat turun suasana kurang kondusif.
“Dilapangan warga telah berkumpul di lokasi dengan pihak pengusaha, jadi saat itu diambil keputusan balik kanan, akan dikomunikasikan lebih lanjut oleh pihak kecamatan terkait penertiban tersebut,” ungkap Kasatpol PP Deli Serdang.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustapa S.I.K saat di konfirmasi Rabu 22/2/2023 pukul 12.10 Wib mengenai tambang yang diduga ilegal tersebut berjanji akan menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan.
“Terimakasih, akan kami turunkan tim untuk menyelidiki, terimakasih,” Ungkap Mantan Kasat Reskrim Polres Langkat tersebut.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan