Benyamin mengatakan, pada tahun 2025, pihaknya sudah menyalurkan beras bantuan bencana alam dan non bencana alam sebanyak 30 ton 452 kg. Tentu saat ini stok beras untuk tanggap darurat masih aman, dan menghadapi musim hujan tentunya selalu siaga.
“Sekarang musim hujan, dan kami selalu siaga. Sampai akhir Desember 2025, stok beras di gudang masih aman, dan perioritas untuk bencana alam. Kalau ada bencana non alam, maka kami akan salurkan setelah ada permohonan dari desa,” bilangnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan