“Obat ini bekerja dalam waktu 15-30 menit jika terjadi hubungan seksual,” tuturnya.

Namun, jika dalam 4 jam setelah minum obat ini tidak ada hubungan seksual, obat ini akan tereliminasi dari tubuh yang kemudian tidak memberikan efek apapun kepada seseorang.
“Obat tersebut bekerja pada enzim fosfodiesterase-5 (PDE-5) yang adanya di sekitar pembuluh darah penis, ada juga di sekitar vagina namun jumlahnya lebih sedikit,” terangnya.
Selain itu, enzim PDE-5 juga terdapat di pembuluh darah paru-paru.
“Sehingga digunakan juga untuk obat antihipertensi atau penurun tekanan darah tinggi paru-paru, karena bisa melebarkan pembuluh darah paru-paru,” ucapnya.
Tidak Meningkatkan libido
Zullies pun mengatakan bahwa obat kuat tidak bisa meningkatkan libido seseorang.

“Obat kuat ini tidak meningkatkan libido atau tidak memicu gairah seksual, karena tujuan obat kuat itu untuk memicu alat kelamin pria mengalami ereksi melalui pelebaran pembuluh darah,” jelasnya.
Peningkatan libido bisa terjadi, karena seseorang merasa sudah ada obatnya sehingga dapat memberikan rasa percaya diri lebih tinggi setelah minum obat kuat.
“Maka memungkinkan secara tidak langsung dapat meningkatkan gairah,” tuturnya.
Terdapat Efek Samping
Meski begitu, terkadang ada efek samping yang muncul akibat minum obat kuat pria.
“Efek samping yang muncul jika terminum termasuk ringan, seperti hidung tersumbat, mual, atau sakit kepala. Ini pun tidak selalu terjadi,” ungkap Zullies.
Namun, efek samping bisa lebih parah jika seseorang juga mengonsumsi obat pelebar pembuluh darah lain yang tergolong vasodilator seperti obat golongan nitrat.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan