Beralih ke pesisir selatan, wilayah Satar Mese Raya memperlihatkan tingkat dampak yang bervariasi. Kecamatan Satar Mese Utara mencatatkan total 1.491 rumah terdampak yang meliputi 58 unit rusak berat, 145 rusak sedang, 241 rusak ringan, serta 1.047 kerusakan ringan bawah 20 persen.
Kecamatan Satar Mese mengikuti dengan akumulasi 1.461 rumah terdampak, terdiri dari 52 unit rusak berat, 210 rusak sedang, 237 rusak ringan, dan 962 kerusakan ringan skala kecil.
Adapun Kecamatan Satar Mese Barat menjadi wilayah dengan dampak relatif paling minim di seluruh Kabupaten Manggarai, dengan total 217 rumah terdampak tanpa ada satupun rumah yang mengalami rusak berat, di mana tercatat 1 unit rusak sedang, 22 rusak ringan, serta 194 unit rusak ringan skala bawah 20 persen.
Kepastian data dari hasil Verifikasi dan Validasi ini menjadi pijakan vital bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai, Pemerintah Provinsi NTT, hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk bergerak cepat tanpa keraguan.
Ribuan penyintas bencana, khususnya 1.769 keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat rumah rusak berat, kini sangat membutuhkan percepatan penanganan mulai dari penyediaan hunian sementara yang layak, bantuan logistik, jaminan layanan kesehatan, hingga penyaluran dana stimulan rekonstruksi.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











