20.053 Pelanggan Baru Nikmati Layanan Home Charging PLN, Tumbuh 239 Persen di Semester I 2025

Jumlah ini naik 179% dari periode yang sama di tahun sebelumnya, yang hanya sebesar 31.880 MWh.

“Tren penggunaan kendaraan listrik yang terus meningkat menjadikan layanan HCS sangat strategis dalam mendukung kebutuhan pengisian daya yang praktis dan efisien di rumah pelanggan.”

“Kami berkomitmen untuk memperluas akses dan kualitas layanan agar semakin banyak masyarakat dapat merasakan kemudahan beralih ke kendaraan listrik,” ucapnya.

PLN juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dari 22 merek mobil listrik untuk mendukung pemasangan HCS.

Guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan ini, PLN memberikan promo menarik berupa potongan biaya penyambungan sebesar 50%, baik untuk pasang baru maupun tambah daya melalui program Home Charging Services 2.0.

Sebagai gambaran, untuk pelanggan golongan 1 fasa yang ingin menambah daya dari 1.300 VA ke 7.700 VA, biaya yang semula Rp6.201.600 kini menjadi Rp3.100.800.

Sementara itu, untuk golongan 3 fasa dari daya 6.600 VA ke 16.500 VA, biaya turun dari Rp9.593.100 menjadi Rp4.796.550. Untuk pemasangan baru, tarif daya 7.700 VA dari harga awal Rp7.461.300 kini hanya Rp3.730.650, dan untuk daya 13.200 VA dari Rp12.790.800 kini hanya Rp6.395.400.

Selain potongan biaya penyambungan, PLN juga memberikan diskon tarif listrik sebesar 30% untuk pengisian daya kendaraan listrik yang dilakukan antara pukul 22.00 hingga 05.00.

Seluruh promo ini berlaku dari tanggal 1 Juli 2025 sampai 30 Juni 2026.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk dapat memanfaatkan promo diskon 50% pasang baru dan tambah daya layanan Home Charging Services ini. Segera mendaftar melalui aplikasi PLN Mobile dan nikmati seluruh kemudahan layanan kami,” tutup Darmawan.

Laman: 1 2

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses