‘’Bersama teman-teman dari PUPR, kecamatan, kelurahan dan lingkungan hidup, kami bersihkan lokasi yang lama dan langsung pindahkan sampah-sampah yang ada di Wae Ngkeling ke terminal Carep. Mulai hari ini di lokasi yang lama juga dipasang plang dan ditulis ‘’TPS Sampah Pindah ke Belakang Terminal Carep’’,” paparnya.
“Nanti ada petugas yang menjaga agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di situ dan tentu akan terus disosialisasikan kepada warga, bahwa TPS Wae Ngkeling ini sudah dipindahkan ke tempat yang baru,’’ tambahnya.


Frumentius menyebut, selain TPS Wae Ngkeling, beberapa TPS lain yang ada dalam wilayah kota Ruteng seperti di lawir, pasar Puni, Mena akan ditata lebih baik agar tidak mengganggu lalu lintas serta kebersihan kota akan tetap terjaga dengan baik.

‘’Terima kasih untuk semua yang terlibat. Pa Pelaksana tugas Asisten Dua,teman-teman di lingkungan Hidup, kecamatan langke Rembong dan para lurah,’’ tuturnya.
Dirinya juga berharap agar masyarakat, terutama yang berada di TPS lama atau lokasi TPS Wae Ngkeling, untuk tidak lagi membuang sampah di tempat tersebut.
’’Mari kita sama-sama menjaga lingkungan, agar kenyamanan dan kebersihan bisa dirasakan semua warga,’’ katanya.
Frumentius menambahkan, perhatian utama Bupati Manggarai awal tahun 2025 yakni persoalan sampah, penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dan persoalan air minum bersih.
‘’Pemerintah daerah tidak hanya fokus urus sampah, namun juga para pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan, akan ditata perlahan-lahan. Soal air minum juga akan diperhatikan. Sudah ada tim dari Perumda Tirta komodo yang turun untuk mencari sumber-sumber mata air baru untuk dikelola Perumda Tirta Komodo,’’ pungkasnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












