Bupati menegaskan bahwa dalam kondisi bencana, kecepatan, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pihak menjadi sangat penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya dukungan pelayanan kesehatan melalui KRI dr. Soeharso-990, terlebih ketika sebagian fasilitas kesehatan di daratan juga terdampak. Pelayanan medis selama 24 jam menjadi tambahan kekuatan yang sangat berarti bagi masyarakat kami, khususnya mereka yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan kesehatan pascagempa.”
Lebih lanjut, Bupati Manggarai mengajak seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, relawan, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi situasi tanggap darurat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Penanganan bencana membutuhkan kekuatan bersama. Pemerintah Kabupaten Manggarai akan terus memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, relawan, serta seluruh pihak yang hadir membantu masyarakat. Yang paling utama adalah memastikan kebutuhan dasar, kesehatan, keselamatan, dan perlindungan masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat.”
Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel TNI AL yang telah bekerja di lapangan serta masyarakat yang terus menunjukkan semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
“Kami berharap semangat kemanusiaan dan gotong royong seperti ini terus menjadi kekuatan kita bersama. Kepada seluruh masyarakat terdampak, pemerintah hadir dan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Bersama-sama kita bangkit dari bencana ini dan memulihkan kehidupan masyarakat Manggarai.”
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











