Tebasan Golok Suami di Surabaya Tewaskan Istri dan Sepupu Saat Bersetubuh

Pembunuhan pada Jumat, 9 Februari 2007 itu segera menggegerkan warga setempat. Sejumlah polisi dan petugas Inafis yang mendapat laporan segera melakukan olah TKP.

Jenazah Fadilah dan Usman selanjutnya dievakuasi ke RSU dr Soetomo untuk dilakukan autopsi. Dari pemeriksaan saksi-saksi, polisi lalu memburu Jalil yang hilang.

Kapolres Surabaya Utara saat itu AKBP Eddy Tambunan mengatakan Jalil dan istrinya tinggal di rumah mertuanya di Jalan Tanjung Sari 77 A. Di sana pula, Usman yang masih kerabat Jalil turut tinggal bersama.

Kedekatan Usman dan Fadilah sebenarnya diketahui mertua Jalil, Hamiah. Usman juga telah diperingatkan agar menjauhi Fadilah. Namun peringatan itu rupanya diabaikan Usman hingga akhirnya nekat bersetubuh.

Polisi yang melakukan pengejaran Jalil akhirnya mendeteksi lokasi persembunyiannya. Tak lebih dari 12 jam, Jalil lantas ditangkap di rumah kerabat di Banjar Sugihan tanpa perlawanan.

Dari persembunyiannya itu, Jalil kemudian dikeler ke kantor polisi. Di hadapan penyidik, Jalil menyesali dan mengakui perbuatannya karena spontan melihat istrinya bersetubuh dengan adik sepupunya.

Namun nasi telah jadi bubur, penyesalan Jalil sudah terlambat. Jalil lantas dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan istri dan sepupunya.

Laman: 1 2

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses