Tag: SMP Negeri 10 Ruteng

  • Apresiasi Siswa Berprestasi, SMP Negeri 10 Ruteng Bagikan Bingkisan

    Ruteng, infopertama.com – Enam (6) orang peserta didik SMP Negeri 10 Ruteng – Rai pada Senin, (08/08) mendapat apresiasi yang luar biasa dari segenap civitas SMP Negeri 10 Ruteng.

    Apresiasi itu mereka dapatkan dari para guru yang disaksikan siswa-siswi di halaman sekolah.

    Pantauan media ini, selepas Upacara Bendera, kepala SMP Negeri 10 Ruteng, Magut Roni Sutanto Yosef, S.Pd meminta semua siswa tuk bertahan sebentar.

    Tanto Magut, begitu sapaan akrabnya memanggil enam orang peserta didiknya. Maju dan berdiri di hadapan siswa lainnya. Ia lalu menjelaskan kehadapan siswa lainnya ikhwal prestasi keenam anak tersebut.

    Demikian Tanto bahwa, “Enam orang ini telah mengukir prestasi di tingkat kecamatan Ruteng. Sebentar lagi mereka akan mewakili kecamatan Ruteng ke tingkat kabupaten.”

    Ia melanjutkan, mereka (5 Siswi) terpilih melalui penilaian juri dalam festival dan lomba seni siswa nasional (FLS2N) jenjang SMP pada kategori seni tari. Dan, runer up kategori penyanyi solo.

    “Atas prestasi tersebut, sebagai orang tua dan pendidik, saya dan guru-guru merasa perlu tuk mengapresiasi. Semoga, pada hari esok ada siswa-siswi lain, dari antara anak-anak sekalian yang bisa mengikuti jejak mereka.” Pungkas Tanto yang kemudian disambut sorakan “bisa pak” dari anak-anak.

    Selanjutnya, saksikan awak media ini, tampak beberapa perwakilan guru menyalami enam orang anak tersebut sembari memberikan bingkisan dalam amplop putih.

    Temui usai upacara Bendera, kepada media ini, Tanto Magut mengaku bangga atas capaian anak-anak.

    Laman: 1 2

  • SMPN 10 dan 11 Ruteng Akan Ikuti FLS2N Tingkat Kabupaten Manggarai

    Ruteng, infopertama.com – Siswa-siswi SMPN 10 Ruteng dan SMPN 11 Kakor akan mewakili kec. Ruteng dalam gelaran Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) pada tingkat kabupaten Manggarai.

    SMPN 10 Ruteng terpilih membawakan lomba tari dan SMPN 11 dalam mata lomba vokal tunggal atau Solo.

    Terpilihnya dua sekolah ini setelah hari ini, Sabtu, (06/08/2022) mengikuti seleksi tingkat kec. yang gelar di Aula SMP St. Klaus Kuwu.

    Sejumlah delapan SMP yang ada di kecamatan Ruteng ikut ambil bagian dalam proses seleksi.

    Dari jumlah tersebut, pada kategori Tari, SMPN 10 Ruteng keluar sebagai jawara. Mereka berhasil mengungguli tuan rumah SMP St. Klaus yang menempati urutan IV. Sedangkan SMPN 6 dan SMPN 11 masing-masing berada pada urutan II dan III.

    Sementara untuk kategori vokal tunggal, SMPN 10 harus mengakui keunggulan Edo, siswa SMPN 11 yang keluar sebagai jawara menurut penilaian dewan juri. Lewat Edo, SMPN 11 akan mengikuti FLS2N tingkat kabupaten Manggarai yang rencananya gelar pada 11 Agustus 2022.

    FLS2N Tingkat Kabupaten Manggarai
    Edo, siswa SMPN 11 Ruteng – Kakor, ustusan kecamatan Ruteng pada FLS2N tingkat Kabupaten Manggarai. (Foto:Jivansi)

    Kordinator Pendidikan tingkat kec. Ruteng, Kornelis Subir kepada media ini di lokasi menjelaskan FLS2N merupakan suatu kegiatan yang bersifat kompetisi di bidang seni antara siswa SMP. Atau, yang sederajat dalam lingkup wilayah atau tingkat lomba tertentu.

    Adapun tujuan penyelenggaraan FLS2N, Kata Kornelis, sebagai upaya memperluas cakrawala pengetahuan seni, meningkatkan kemampuan bersosialisasi, kolaborasi dan toleransi.

    “Selain itu, juga menjadi wadah berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif peserta didik.” Pungkasnya.

  • Tingkatkan Kompetensi Guru, SMP Negeri 10 Ruteng Gelar Workshop IKM

    Ruteng, infopertama.com – UPTD SMP Negeri 10 Ruteng menggelar kegiatan Workshop IKM selama sepekan, dan berakhir hari ini, Jumat, (29/07/2022).

    Kepala UPTD SMP Negeri 10 Ruteng, Magut Roni Sutanto Yosef, S.Pd kepada infopertama.com menyampaikan apreasinya atas telah berlangsungsungnya workshop IKM di lembaga SMP Negeri 10 Ruteng, kecamatan Ruteng.

    “Apresiasi setinggi-tingginya kepada Panitia dan rekan-rekan Guru, karena semua aktif selama kurang lebih sepekan ikuti workshop IKM ini,” ungkap kepsek, Tanto begitu sapaan akrabnya, Jumat, 29/07.

    Ia pun berharap, dengan usainya workshop ini, rekan-rekan guru di SMP Negeri 10 Ruteng tidak merasa asing dengan kurikulum Merdeka.

    “Workshop ini sangat penting, walaupun waktunya hanya sepekan rasanya belum cukup bagi kami di sini ‘tuk benar-benar memahami kurikulum Merdeka.”

    Namun, tambahnya, “kegiatan ini rencananya akan kami lakukan lagi pada semester berikutnya, sehingga nanti tahun ajaran baru (2023) kami semua sudah siap menerapkan kurikulum Merdeka.” Pungkas Tanto.

    Sementara itu, Bonefasius Ondok, selaku ketua panitia sekaligus pemateri dalam workshop IKM pada sela-sela kegiatan hari terakhir mengaku bangga atas antusias teman-teman guru.

    SMP Negeri 10 Ruteng
    Bonefasius Ondok, S.Pd saat memberikan Materi dalam Workshop IKM di SMPN 10 Ruteng.

    Demikian, Bofan menjelaskan bahwa poin penting dari workshop IKM ini adalah bagaimana para guru mampu menciptakan Budaya dan Lingkungan Positif di sekolah bagi peserta didik.

    “Kita dapat memahami bahwa sekolah diibaratkan sebagai tanah tempat bercocok tanam. Sehingga guru harus mengusahakan sekolah jadi lingkungan yang menyenangkan, menjaga, dan melindungi murid dari hal-hal yang tidak baik.” Beber Bofan meyakinkan.

    Laman: 1 2 3