Tag: Magelang

  • DPD Srikandi KSI Jawa Tengah Gelar Rapat Terbatas Hadapi Pilgub

    Magelang, infopertama.com – DPD Srikandi Kabeh Sedulur Indonesia (KSI) Jawa Tengah menggelar rapat terbatas pimpinan pada Jumat, 17 Mei 2024 sekira pukul 19:00 WIB untuk mempersiapkan diri menghadapi Pilkada Gubernur Jawa Tengah.

    Rodiah, Ketua DPD Srikandi KSI Jawa Tengah, dalam rapat tersebut menyampaikan harapannya agar semua calon yang maju dalam pemilihan gubernur memiliki komitmen untuk menciptakan iklim demokrasi yang mendidik dan menyenangkan. Ia berharap bahwa pesta demokrasi Pilkada Jawa Tengah dapat diikuti oleh seluruh masyarakat dengan riang dan gembira.

    Srikandi KSI Jawa Tengah telah melakukan konsolidasi hingga tingkat pengurus Srikandi di masing-masing RT untuk menunggu arahan lebih lanjut. Rodiah menyatakan bahwa saat ini mereka berada dalam fase “wait and see,” menunggu keputusan dari organisasi induk Kabeh Sedulur Indonesia mengenai calon yang akan didukung.

    Indria Febriansyah, Ketua Umum Kabeh Sedulur Indonesia, turut hadir dalam pertemuan ini dan memberikan komentar yang sejalan dengan Srikandi Kabeh Sedulur Indonesia.

    Ia mengingatkan masyarakat Jawa Tengah untuk memilih calon yang memiliki visi mensejahterakan masyarakat tanpa tebang pilih.

    “Kami sukses memenangkan Prabowo di Jawa Tengah dan optimis siap memenangkan calon gubernur Jawa Tengah,” tambah Indria.

    Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bahwa siapapun yang didukung oleh komando Tim Kampanye Nasional (TKN) Zona Jawa Tengah, yang diketuai oleh Ahmad Kailani, akan diusung sebagai calon gubernur. Tanggung jawab menggali visi dan misi calon diserahkan sepenuhnya kepada PIC TKN Zona Jawa Tengah.

  • Penganiayaan, Istri Dikapak Suami hingga 2 Anaknya Histeris

    Magelang, infopertama.com – SL, warga Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia dikapak di bagian kepala oleh suaminya.

    Kepala Polsek Borobudur, AKP Marsodik mengatakan, SL dianiaya suaminya, K, di rumah mereka di Dusun Palihan, Desa Candirejo, Borobudur, Senin (15/4/2024) sekira pukul 11.30.

    “Korban (saat ini) dirawat di RSUD Merah Putih. Luka di bagian kepala,” ujarnya, Senin.

    Marsodik menjelaskan, pelaku saat ini ditahan sementara di Polsek Borobudur. Saat menangkap pelaku, polisi mengamankan satu buah kapak yang diduga untuk melukai korban.

    “Kami pelajari dulu motif kasusnya. Apakah KDRT atau penganiayaan,” imbuh Marsodik.

    Amir (42), warga Dusun Palihan, bercerita dua anak perempuan SL berlari sembari meminta tolong. Rupanya, SL berjalan sempoyongan sambil memegang kepala yang berlumuran darah.

    Baca juga:

    Mengenal Lima Fakta Menarik Magelang, Kota Militer tempat awal kasus Ferdy Sambo

    “Anaknya histeris, nangis. Ketakutan sama bapaknya kelihatannya,” bebernya.

    Istri Amir lantas memanggilkan ambulans untuk membawa SL. Sedangkan Amir menahan K agar tidak mendekati istri dan anak-anaknya.

    Adapun rumah SL yang diduga menjadi tempat kejadian perkara KDRT  dan Amir berjarak sekira 200 meter.

    Rahayu (38), warga lainnya yang rumahnya bersebelahan persis dengan SL, mengaku tidak tahu ada keributan di rumah korban.

    “Saya enggak dengar ada yang minta tolong. Saya malah tahunya ini (kasus) setelah ditanya polisi,” katanya.

  • Tanda Dari Surga, Bercak Darah di Piala Perjamuan Saat Perayaan Paskah di Gereja Kristus Raja

    infopertama.com – Perayaan Paskah di Gereja Kristus Raja Magelang, Minggu (31/3/2024), dikejutkan dengan bercak darah yang mengering di piala perjamuan imam.

    Pastor Ari Wibowo mengungkapkan, ia mendapati bercak darah pada piala perjamuan ketika akan menuang anggur.

    Ia meyakini, bercak darah tersebut merupakan tanda dari surga, seperti yang tertulis dalam kitab Kisah Para Rasul 2:19.

    “Di Kisah Para Rasul, Yesus memberi tanda api dan darah. Ini kejadian betul-betul terjadi, dan ini adalah keajaiban,” ujarnya, Selasa (2/4/2024) melansir radar magelang.

    Baca juga:

    Di Hadapan Ganjar dan Uskup Ruteng, Biarawati Katolik ini Malah Ngajak Sebut Pasangan Capres Lain

    Pastor Katolik Salurkan Hawa Nafsu Dibongkar Romo Marsel, Ohh Ternyata

    Demi Konten Tolak Geothermal Poco Leok, Diduga Pastor Katolik di Manggarai Suruh Wanita Telanjang

    Romo Oktovianus, Pastor Katolik yang Lolos Jadi Polisi Pernah Sekolah di SMP Tentang

    Ia pun berniat untuk memuseumkan piala perjamuan itu.

    Bercak Darah
    Pastor Gereja Kristus Raja Magelang, Ari Wibowo menemukan bercak darah di piala perjamuan sat hari Raya Paskah pada 31 Maret 2024. (ISTIMEWA)

    Padahal biasanya, ia mengelapnya dengan kain dan tisu.

    “Piala perjamuan itu tidak saya pakai lagi, akan saya simpan. Dan saya akan membeli yang baru di Salatiga,” ucapnya.

    Dirinya pun memiliki harapan, Paskah tahun ini menjadi momen agar para jemaat mempertebal keimanan. Juga, terwujudnya kedamaian di Indonesia.

  • Anggota TNI Jambret Pasutri di Magelang, Terjatuh Saat Korban Mati-matian Melawan

    infopertama.com – Pasangan suami istri atau pasutri jadi korban penjambretan oleh oknum anggota TNI di wilayah Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Minggu (24/3/2024).

    Pelaku yang merupakan oknum anggota TNI berinisial M (45) berhasil diringkus anggota Satreskrim Polresta Magelang dan diserahkan ke Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) IV/2-1 Magelang.

    “Kami telah berkoordinasi dengan teman-teman TNI dan dilanjut pelimpahan penanganan lanjut ke Sub Denpom Magelang,” kata Kasatreskrim Polresta Magelang, Kompol Rifeld Constantien Baba.

    Dari informasi yang dihimpun, aksi penjambretan itu terjadi saat pasutri bernama Slamet Fathoni (24) dan sang istri Septiana (25)  melintas di lokasi sekitar pukul 09.30.

    Namun dari arah belakang, mendadak sepeda motor yang mereka kendarai dipepet pelaku.

    Baca juga:

    Kontak Senjata, Satgas TNI Tembak Mati 1 Anggota KKB di Puncak Papua

    Viral, Video Pelajar SMP Berbuat Mesum di Magelang, Sejumlah Pihak Kecam Pengunggah

    “Tangan pelaku masuk ke celah tas saya di sebelah kanan,” ungkap korban Septiana.

    Mengetahui hendak dijambret, dia berusaha keras mempertahankan tasnya hingga terjadi tarik-menarik di atas motor masing-masing.

    Sementara sang suami berusaha memepet penjambret agar tidak kabur. Usaha keras korban membuat pelaku akhirnya terjatuh.

    “Saya dan suami otomatis ikut jatuh,” jelasnya.

    Pasutri yang tinggal di Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang menderita luka lecet di tangan dan perut akibat jatuh dari kendaraan mereka.

    Sementara pelaku akhirnya tertangkap oleh warga sekitar tempat kejadian perkara.

  • Sempat Dikira Invalid, Nama Pemilih di Magelang Ini Hanya 2 Huruf

    Magelang, infopertama.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang menemukan satu daftar pemilih tetap (DPT) dengan nama unik. Kecurigaan awal karena namanya hanya dua huruf dan setelah dilakukan pengecekan ternyata valid.

    Pemilih dengan nama unik ini berjenis kelamin perempuan. Namanya hanya dua huruf M dan I yakni Mi. Mi (55) merupakan pemilih yang tercatat sebagai warga Dusun Mentengan, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang.

    Perempuan ini tinggal di lereng Gunung Sumbing. Kemudian, suaminya bernama Senin.

    “Di Kabupaten Magelang itu ada namanya Mi, jenis kelamin perempuan, ada di Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran. Nah, ini kebetulan suaminya juga Senin. Istrinya Mi, suaminya Senin,” kata Komisioner KPU Magelang, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Siti Nurhayati, kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (9/2/2024).

    Dia menerangkan pihaknya sudah mengutus PPS untuk memastikan sosok Mi. Namun, ternyata Mi sedang berkebun.

    “Mi, ini kelahiran 1969. Tadi, saya sudah tanya PPS tolong difoto Mbak Mi, kebetulan lagi berkebun. Nanti setelah berkebun mau difoto lagi. Memang ada namanya dua huruf DPT di Kabupaten Magelang yaitu Ibu Mi,” sambung Nur sapaannya.

    Awalnya ada kecurigaan terhadap nama yang dianggap invalid. Kemudian, KPU memerintahkan PPK dan PPS untuk melakukan pengecekan.

    “Ternyata betul, setelah dicek di PPS Sutopati ada warganya yang alamatnya itu Mentengan RT 3/RW 15. Ini ada yang namanya Mi dengan jenis kelamin perempuan kelahiran tahun ’69 dan betul-betul ada orangnya dan masih hidup,” pungkasnya.

  • Bentrok Massa PDIP VS GPK di Muntilan Magelang

    Magelang, infopertama.com – Tawuran dua kelompok massa dari Ormas PDIP vs GPK terjadi di beberapa titik di Muntilan, Magelang Jawa Tengah, dilaporkan situasi di daerah tersebut mencekam hingga malam ini, Minggu (15/10/2023).

    Salah satu area yang terdampak kerusuhan yakni berada di Jl Pemuda. Diduga tawuran terjadi antara massa dari GPK (Gerakan Pemuda Kabah/PPP) vs PDIP.

    Massa PDIP sebelumnya mengikuti acara Banteng #3 Metu Kandang sebagai dukungan terhadap Ganjar Pranowo di Lapangan Soepardi, Mungkid. Saat perjalanan, ternyata bertemu dengan massa GPK dan akhirnya pecah kerusuhan. Belum diketahui secara pasti penyebab tawuran tersebut.

    Video kerusuhan pecahnya bentrokan itu beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah akun IG magelang_raya dan magelang_info. Dalam tayangan video terlihat mereka saling lempar batu hingga menggunakan benda seperti bambu untuk menyerang lawannya.

    Sementara barisan polisi dan TNI yang berusaha menenangkan massa tidak bisa berbuat banyak. Akibat dari tawuran ini, tampak puluhan motor dirusak dan dibakar.
    Sayangnya, jumlah petugas kalah jauh dengan massa. Bahkan hingga malam hari api pembakaran motor masih menyala.

    Sementara dari kubu GPK Muntilan di depan Kantor kepolisian mengatakan telah menemui Dandim dan Kapolres Magelang dan untuk memproses ulah PDIP yang menurutnya memulai bentrokan, agar ditindak tegas, dalam pernyataan yang disampaikan di hadapan massa GPK, mengatakan GPK siap menghadapi massa PDIP yang bikin ulah di Muntilan pada Minggu sore ini.

  • Prajurit TNI asal Magelang Gugur Ditembak KST di Papua

    Papua, infopertama.com – Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Aidil mengonfirmasi adanya penambahan satu prajurit gugur akibat tembakan dari kelompok separatis teroris (KST).

    Penambahan satu prajurit TNI itu membuat korban bertambah menjadi lima personel.

    “Almarhum merupakan korban kelima yang gugur oleh serangan gerombolan KST di Mugi-Mam Nduga, Sabtu,” kata Aidil dalam keterangannya, Minggu (23/4).

    Tim gabungan menemukan Jenazah almarhum Pratu F yang terus melakukan pencarian sejak peristiwa penembakan. Dan, menelusuri tempat kejadian penembakan oleh KST.

    Baca juga:

    Diduga Mata-Mata Pekerja Jalan Trans Papua Barat Dibantai TPNPB Papua Secara Brutal

    Markas TNI Nduga Diobrak-abrik KKB Papua, 6 Prajurit Kopasus dan Kostrad Tewas, 9 Lainnya Ditawan

    Aidil mengatakan jenazah Pratu F dievakuasi ke Timika, selanjutnya dibawa ke RSUD untuk pemulasaraan Jenazah.

    “Rencana besok, Senin, jenazah akan terbangkan ke kampung halamannya di Magelang,” kata dia.

    Aidil menambahkan almarhum gugur sebagai kusuma bangsa.

    “Semoga Tuhan Yang Maha Esa menerima semua amal ibadahnya dan ditempatkan di tempat yang layak di sisi-Nya,” kata dia.

    Baca juga:

    Bikin Syok, Minta Berbagi Suami Sambil Berlutut Memohon, ‘Bolehkah Aku Tidur Bersama Suamimu?’

    Sebelumnya, empat prajurit TNI dari Satgas Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 321/Galuh Taruna Kostrad menjadi korban dalam serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Kab. Nduga, Papua Pegunungan pada Sabtu (15/4).

  • Gedung Klinik Utama Grabag Magelang Diresmikan PP Muhammadiyah

    Magelang, infopertama.com – Gedung Klinik Utama PKU Muhammadiyah Grabag, Magelang akhirnya diresmikan oleh PP Muhammadiyah. Dalam giat peresmian itu, ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman dan Bupati Magelang Zaenal Arifin didampingi oleh Ketua PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas, Minggu (29/1/2023).

    Sebelum peresmian, dr. Agus dalam sambutannya menyampaikan bersyukur atas peresmian gedung yang Peletakan Batu Pertamanya dulu oleh Busyro Muqoddas pada 3 Maret 2022. Menurutnya, pembangunan gedung ini relatif lebih cepat bandingkan dengan yang lain. Sebab ada bangunan lain yang peletakan batu pertama saja, tapi tidak selesai-selesai.

    Perlu ketahui, Pembangunan gedung PKU Muhammadiyah Grabag itu merupakan wakaf dari H Suhadi Sudibyo. Dibangun di atas tanah seluas 1442 meter persegi yang berasal dari wakaf Ir H. Badri (1022 meter persegi) dan H. Suhadi Sudibyo (420 meter persegi).

    “Semoga klinik ini terus tumbuh berkembang, dengan cita-citanya menjadi rumah sakit… Kolaborasi dengan UNIMMA yang ingin memiliki fakultas kedokteran,” ungkapnya.

    Terkait dengan pemilihan dakwah Muhammadiyah melalui jalur pelayanan kesehatan, dr. Agus menuturkan, bahwa itu merupakan ikhtiar dari KH. Ahmad Dahlan dan pengamalan Surat Al Ma’un. Sehingga pelayanan kesehatan yang didirikan oleh Muhammadiyah untuk Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO).

    Al Qur’an di tangan Kiai Dahlan bukan hanya sebagai bahan bacaan, isinya juga tidak hanya dipahami sebagai petunjuk. Tetapi Al Qur’an oleh Kiai Dahlan juga diaktualisasikan dalam amal kebajikan nyata untuk merespon ketertinggalan umat pada masa itu. Amalan tersebut mewujud dalam berbagai amal usaha termasuk di bidang kesehatan.

    Pelayanan Untuk Umum

    Laman: 1 2

  • Terancam Hukuman Mati, ini Wajah si Anak Durhaka Dhio Daffa Pembunuh Keluarganya dengan Racun Arsenik

    Magelang, infopertama.com – Polisi resmi menetapkan Dhio Daffa (22) bungsu dari dua bersaudara sebagai tersangka pembunuhan orang tua dan kakak kandungnya. Anak bungsu ini telah meracuni keluarganya hingga tewas.

    Dirreskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, penetapan Dhio Daffa sebagai tersangka usai miliki alat bukti cukup.

    “DD sudah kami tetapkan tersangka dengan pembuktian mendapatkan pengakuan. Kemudian mendapatkan barang bukti lainnya yang mendukung terjadinya pembunuhan. Namun kita yakinkan dengan penyebab kematian,” ujar Djuhandani di lokasi, Selasa (29/11).

    Dhio Daffa

    Polda Jawa Tengah juga melakukan asistensi terhadap kasus yang menghebohkan ini. Polisi menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) untuk menyelidiki kasus pembunuhan sekeluarga dengan cara mencampurkan racun arsenik dengan minuman ini.

    “Untuk penyidikan lebih scientific kita akan uji melalui labfor hasilnya seperti apa? Apakah berkaitan dengan korban barang bukti dan TKP, apakah berhubungan sehingga melakukan penyidikan secara scientific tidak hanya sekadar pengakuan tersangka? Kita khawatir pengakuannya saja nanti di pengadilan mengelak, itu akan menjadi kesulitan sendiri untuk mengambil keputusan hakim,” kata dia.

    Baca juga: Bule Inggris Maling Motor Milik Bule Australia, Ditangkap Polisi Indonesia

    Tersangka meracuni ibu, ayah dan kakak kandungnya menggunakan racun arsenik. Dhio mengaku membeli racun via online. Racun itu ia campurkan ke dalam kopi dan teh buatan ibunya. Ia pun kini terancam hukuman mati.

    Laman: 1 2

  • Mengenal Lima Fakta Menarik Magelang, Kota Militer tempat awal kasus Ferdy Sambo

    Magelang, infopertama.com – Akhir-akhir ini nama Magelang lebih sering jadi perbincangan warga +62. Terutama, karena kasus kematian Brigadir J, korban keganasan atasannya, Ferdy Sambo.

    Perbincangan itu misalnya, terkait pelecehan seksual terhadap Putri Chandrawathi, Bunker Rp900 M di Rumah Sambo, dan sebagainya.

    Magelang sendiri adalah sebuah wilayah administratif di Provinsi Jawa Tengah. Ada kota Magelang dan kabupaten Magelang.

    Semenjak kasus Ferdy Sambo, banyak orang ingin mengenal Magelang. Namun, jauh sebelum itu, ada beberapa fakta menarik mengenai Magelang, kota yang terkenal karena pesonanya yang dapat memikat hati para wisatawan.

    Magelang katanya memiliki hawa yang sejuk serta pemandangan yang indah.

    Tak hanya panorama alamnya, Magelang juga dekat dengan berbagai destinasi wisata sejarah.

    Selain itu, Magelang masih menyimpan beberapa fakta menarik yang penting Anda ketahui, terutama Kota Magelang.

    1. Julukan Kota Militer

    Kota Magelang memiliki julukan sebagai Kota Militer karena menjadi tempat mencetak perwira-perwira tinggi.

    Hal ini karena di Kota Magelang menjadi tempat berdirinya Akademi Militer (Akmil).

    Akademi Militer di Magelang diresmikan pembukaannya pada 11 November 1957 oleh Presiden RI Soekarno.

    Sampai saat ini Akademi Militer Magelang masih menjadi sekolah favorit bagi lulusan SMA dari seluruh tanah air untuk mendapat pendidikan sebagai seorang perwira.

    2. Dikelilingi 5 Gunung

    Bukan tanpa alasan Kota Magelang bisa memiliki udara sejuk dan pemandangan yang indah.

    Pasalnya lima gunung mengelilingi kota ini yaitu Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, Gunung Telomoyo, dan Gunung Menoreh.

    Hal ini pula yang membuat Kota Magelang memiliki hawa sejuk, pemandangan indah, dan tanah yang subur.

    3. Diapit Dua Sungai Besar

    Kota Magelang juga diketahui diapit oleh dua buah sungai besar.

    Di sebelah barat Kota Magelang terdapat Sungai Progo yang berhulu di Gunung Sindoro.

    Sementara di sebelah timur terdapat Sungai Elo yang berhulu di Gunung Merbabu.

    Laman: 1 2