Survei Voxpol Center Vs IPK Indonesia, Rizal Ramli: Poling Rp Abal-Abal Berbayar

Survei Voxpol Center

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menyampaikan hasil survei mengenai evaluasi kinerja pemerintah dari perspektif demokrasi, hukum, ekonomi dan isu politik aktual melalui siaran YouTube Voxpol Center, Jumat (23/12 2022).

Pangi memaparkan, 37 persen responden menyatakan pemerintah saat ini tidak bersih dari praktik suap dan korupsi. Sementara itu, responden yang menyatakan pemerintahan bersih dari praktik suap dan korupsi ada 43 persen .

“Dalam hal terbebas dari praktik suap dan korupsi penilaian publik tergolong rendah, bahkan 37,0 persen menilai pemerintah saat ini tidak bersih dari praktik suap dan korupsi,” kata Pangi.

Kendati demikian, Pangi menyampaikan bahwa secara umum pemberantasan korupsi dan suap masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah Jokowi-Ma’ruf. Hanya 41,8 persen yang menganggap pemerintah sudah bekerja dengan baik dalam pemberantasan korupsi.

“Karena penilaian dan kinerja pemerintah di bidang ini masih rendah dan masih dalam kategori buruk,” kata Pangi.

Adapun penelitian ini menggunakan metode Multistage random sampling dengan dua tahapan. Tahap satu systemic random sampling memilih TPS yaitu lokasi jumlah sample TPS proporsional dengan populasi provinsi dan sistematik berdasarkan letak geografis

Tahap dua, systemic random sampling memilih responden dari DPT. Di mana pada TPS terpilih ditentukan 10 responden. Kemudian, 10 responden dipilih secara systematic random berdasarkan DPT.

Setiap responden terpilih wawancarai secara mendalam dengan metode tatap muka (face to face) oleh surveyor yang terlatih. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.220 orang dengan Margin Error ±2,81 persen. Sampel tersebar secara merata di 34 Provinsi seluruh Indonesia.

Laman: 1 2

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

One response to “Survei Voxpol Center Vs IPK Indonesia, Rizal Ramli: Poling Rp Abal-Abal Berbayar”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses