Survei Celios: 75 Persen Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah

Di sisi lain, persoalan lonjakan harga kebutuhan pokok menjadi masalah paling mendesak yang dikeluhkan oleh 78 persen responden. Kondisi ekonomi makro dan mikro yang lesu ini turut memicu kemerosotan kesejahteraan keluarga. Sebanyak 53 persen masyarakat menilai kondisi keuangan rumah tangga mereka saat ini jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sementara itu, 31 persen responden menyatakan kondisi ekonomi mereka tidak mengalami perubahan atau cenderung sama saja, dan hanya 16 persen yang merasakan adanya perbaikan.

Situasi ekonomi dan gaya kepemimpinan nasional yang dinilai kurang memuaskan ini turut menggerus basis dukungan politik. Hasil riset mencatat sebanyak 55 persen pemilih Prabowo pada Pemilu 2024 menyatakan tidak akan memilihnya kembali pada pemilihan presiden mendatang. Hanya 27 persen yang menyatakan tetap akan memilihnya, sementara 19 persen lainnya memilih tidak tahu.

Metodologi dan Independensi Riset

Penelitian independen ini dirancang melalui dua pendekatan metodologi terpisah untuk menjaring suara masyarakat umum serta kelompok ahli dari berbagai provinsi di Indonesia. Proses riset secara keseluruhan memakan waktu tiga bulan, mulai dari penyusunan kuesioner, pengumpulan data, hingga penulisan laporan akhir.

Peneliti Celios, Media Askar, menegaskan bahwa seluruh rangkaian evaluasi ini dijalankan secara independen tanpa keterlibatan pendanaan dari donor mana pun.

“Semata-mata ini adalah kontribusi akademik yang kami lakukan untuk mengevaluasi pemerintahan Prabowo-Gibran. Setiap angka yang lahir dari studi ini bukan angka dari kami sebagai peneliti, melainkan ekspresi masyarakat dan para ahli yang kami libatkan,” ujar Media Askar yang juga menjabat sebagai Menteri Perekonomian Kabinet Bayangan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel