Malang, infopertama.com – Salah seorang saksi bernama Ilham (22) menyampaikan, kericuhan yang melibatkan banyak massa di Jln. Karyawiguna, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, mencekam.
Ilham, yang tinggal di sekitar lokasi kericuhan, datang ke TKP (tempat kejadian peristiwa) setelah menerima telepon dari temannya yang mengatakan bahwa kafe yang dijaga dilempari batu. Akhirnya sekitar pukul 01.00 WIB, Ilham datang untuk melihat kondisi temannya.
“Setelah telepon, saya ke sini. Tapi sekitar pukul 01.00 WIB itu, situasi masih kondusif meski dalam keadaan ramai orang,” ujar Ilham, Minggu (25/6/2023).
Meskipun dalam kondisi ramai orang, kericuhan yang berujung pada pengerusakan kafe dan kendaraan bermotor serta pembunuhan terhadap seorang mahasiswa itu masih belum terjadi. Akhirnya saksi kembali ke rumah kosnya yang dekat dengan TKP.
Lalu sekitar pukul 01.30 WIB, saksi mendapatkan kabar sudah terjadi kericuhan di lokasi tadi. Akhirnya saksi pun kembali ke TKP dan situasi sudah mencekam.
“Jam setengah dua, dapat info katanya ada kericuhan, saya ke sini lagi. Di bawah (Jalan Karyawiguna) itu sudah ramai. Ada sekitar empat sampai lima anak timur (kawasan timur Indonesia) itu marah-marah semua,” terang Ilham.
Ilham mengatakan, beberapa pemuda tampak marah-marah setelah melihat temannya sudah tersungkur dan bersimbah darah dalam kondisi meninggal dunia tepat di pinggir Jalan Karyawiguna.
“Situasi semakin mencekam, teman korban meninggal dunia itu tidak terima dan mencari pelakunya. Tapi nggak tahu pelakunya siapa dan di mana,” ujar Ilham.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
