PMI: Pergi Mewartakan Injil
Tidak ada gunanya kita menyibukkan diri dengan berbagai hal lahiriah yang kadang menyusahkan kita jika kita tidak memiliki semangat CINTA untuk merasul
Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus
Pada hari ini Gereja Katolik merayakan Pesta Santo Fransiskus Xaverius. Fransiskus Xaverius adalah seorang sahabat bagi semua orang. Ia sangat energik dan menarik, rendah hati dan penuh pengabdian. Sebagai seorang pendekar karya misi, ia mendirikan pusat-pusat katekumenat dan sekolah-sekolah, dan berusaha mendidik imam-imam pribumi di setiap tempat yang ia kunjungi. Demi keberhasilan karyanya ia dengan tekun mempelajari bahasa daerah.
Kehidupan Santo Fransiskus Xaverius adalah buah nyata dari bacaan suci pada hari ini. “Celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil” dan tugas perutusan Yesus sesaat Yesus naik kesurga : memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.” Tugas ini sungguh dihayati dan diamalkan dalam seluruh hidupnya Santo Fransiskus Xaverius.

Tugas yang sama juga berlaku bagi kita saat ini. kita diutus untuk menjadi pelayan dan pewarta Sabda Tuhan. Kita harus pergi berbagi sukacita Injil kepada semua orang tanpa kecuali. Agar dapat pergi mewartakan Injil, kita harus terlebih dahulu membekali diri dengan Sabda ALLAH. Kita harus mengakrabkan diri dengan Kitab Suci. Jika tidak maka segala tugas perutusan kita akan terasa hampa dan kosong.
Hari ini, saat ini juga, kita dipanggil untuk pergi ke dalam keluarga kita, ke dalam komunitas kita, ke dalam lingkungan kerja untuk mewartakan Injil yang hidup itu lewat kesaksian hidup kita masing-masing. Kita tidak perlu bercita-cita untuk pergi mengadakan misi keluar negeri atau ke tempat yang jauh dari keberadaan kita saat ini. Keluarga, komunitas dan lingkungan kerja kita saat ini adalah “penjuru dunia” yang mesti kita injili dengan pewartaan kita, dengan kesaksian hidup kita.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












