Tetapi kata Abraham, ‘Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu!’ Jawab orang itu, ‘Tidak, Bapa Abraham! Tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.’
Kata Abraham kepadanya, ‘Jika saudara saudara mu tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati’.”
Menjadi Saudara Bagi Sesama
HARTA bukanlah menjadi penghalang bagi kita untuk bertemu dengan Allah dan sesama bila kita menggunakannya dengan bijaksana dan dengan semangat kesederhanaan. Menghilangkan dua keutamaan ini maka harta akan membunuh rasa cinta, menghancurkan rasa iba dan membawa kita pada tebing kesomobongan, kehancuran dan kebinasaan.


Oleh karena itu, miliki semangat kebijaksanaan dan kesederhanaan dalam menggunakan harta benda duniawi agar kita dapat mengalami setiap anugerah Allah dalam dan melalui harta yang kita punyai sembari pada saat yang sama kita selalu memiliki rasa rindu yang mendalam untuk bersekutu dengan Allah.”
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Rasa tentram, bahagia, sukacita dan senantiasa bersyukur harus lahir dari pengalaman perjumpaan pribadi kita dengan Allah dan memiliki kerinduan yang yang menggelora dari dalam hidup kita untuk tinggal bersama denganNya. Tanpa adanya pengalaman ini maka kita belum sesungguhnya memiliki rasa tentram, damai dan bahagia di dalam hidup rohani kita.
Seiring dengan kemajuan dunia yang pesat, kita kerap mengejar rasa tentram dan bahagia yang semu belaka dengan menumpuk harta benda dunawi ketimbang menumpuk harta surgawi dengan menjalin relasi yang intim dengan Allah di dalam doa dan Ekaristi.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












