Dipenuhi Kasih Karunia Allah!
“Perawan Maria yang kudus, Bunda Cinta yang Murni akan membawa kelegaan di hatimu pada saat engkau merasa bahwa hatimu terbuat dari daging, jika engkau berlindung kepadanya dengan penuh kepercayaan.” St. Josemaria Escriva
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus
Hari ini kita merayakan Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda. Maria sejak dari perkandungannya telah dikhususkan oleh Allah untuk menjadi menjadi Ibu Yesus. Kasih Karunia Allah sungguh memenuhi Maria sejak ia dikandung oleh Ana, ibunya. Injil hari ini, kembali menegaskan kepada Maria bahwa dia sungguh dipenuhi oleh Kasih Karunia Allah lewat sapaan dari Malaikat Gabriel. “Salam hai engkau yang dikarunia, Tuhan menyertai engkau”. Maria beroleh kasih karunia Allah dan melimpah di dalam hidupnya. Kasih karunia Allah inilah yang kemudian memampukan Maria untuk mengatakan bahwa dia adalah hamba Tuhan, sebuah fiat yang lahir dari pengalaman dikasihi oleh Allah.
Bersama dengan perayaan hari ini, kita dipanggil untuk merasakan kasih karunia Allah yang juga telah dicurahkan kepada kita. Allah telah memenuhi kita dengan kasih KaruniaNya, hanya saja, sejauhmana kita mengalami kasih karunia Allah itu dalam hidup harian kita, kasih Karuni yang sungguh mengubah kita menjadi milik Allah seutuhnya? Kita telah diistimewakan oleh Allah berkat kasih karunia yang telah dicurahkanNya kepada kita. Tanpa melihat dosa dan kekurangan kita, Allah menjadikan kita sungguh istimewa. Jadi bukan karena kita istimewa maka Allah mencurahkan kasih karuniaNya tetapi karena kita sungguh diistimewakan oleh Allah.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






