Sempat Temui Orang Tua Korban Usai Bunuh Gadis 14 Tahun, Buang Jasad di Gudang Peluru

Written by

in

, ,

Kini, pembunuh Nu sudah diringkus. Mereka adalah Y (16) dan R (14).

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Ryzki Wicaksana mengatakan, Y (16) dan R (14) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Nu.

Gudang Peluru
Petugas saat evakuasi Jazad Nurdiyana dari Gudang Peluru Kedung Cowek Kenjeran Surabaya, Minggu 08 Mei 2023.

Y adalah orang yang mengeksekusi korban. Sedangkan peran R adalah membantu Y.

“R mengawasi kondisi Gudang Peluru saat Y menghabisi nyawa Nu,” katanya, Kamis (11/5/2023).

Setelah menyetubuhi dan membunuh korban, Y membuang pisau yang digunakan untuk membunuh. Barang itu dibuang ke rawa sekitar Gudang Peluru. Sampai saat ini, polisi masih mencari pisau tersebut.

Barang bukti yang diamankan dari pembunuhan ini adalah handphone korban Oppo A16. Ditambah lagi pakaian para pelaku saat dikenakan waktu itu.

Ya, setelah menyetubuhi dan membunuh Nu, Y masih sempat mengambil handphone korban.

Selang satu hari dari kejadian, Y bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Ia tidak berusaha kabur, bahkan menemui keluarga korban saat datang ke rumahnya. Y malah berakting seolah-olah kaget mendengar korban tidak pulang.

“Waktu itu Y bilang seharian tidur di rumah, gak tahu ke mana adik (Nu) pergi,” kata Setiawan Adi, kakak korban, Kamis (11/5/2023).

Pikiran keluarga korban pun kalut.

Pihak keluarga sebelum menemui Y juga sempat mencari korban di rumah teman-teman sekolah korban.

Semua tak ada yang mengetahui kemana korban pergi.

Selang tiga minggu kemudian, korban ditemukan tewas di Gudang Peluru Kedung Cowek Surabaya.

Kemudian Y dan R diamankan polisi.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Ryzki Wicaksana mengatakan, pembunuhan ini dilatarbelakangi motif asmara.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses