Respon Tuntutan Nakes Non ASN, Bupati Nabit: Bisa Dinaikan Tetapi Ada yang Dikorbankan

Ruteng, infopertama.com – Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) non ASN mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (06/03/2024).

Kedatangan para Nakes diterima oleh anggota DPRD Kabupaten Manggarai, melalui Komisi IV di ruang aspirasi DPRD Manggarai.

Tujuan kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan aspirasi, agar diprioritaskan dalam seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) P3K Tahun 2024, tanpa melibatkan tenaga Nakes yang berada di luar wilayah Kabupaten Manggarai.

Tidak hanya itu, mereka juga meminta kepada pemerintah agar para Nakes Non ASN yang sudah mengabdi sudah 10 tahun, agar diangkat menjadi P3K atau ASN tanpa tes.

“Kami minta kepada Pemda untuk pelamar tersebut P3K itu tidak boleh terima dari kabupaten lain. Utamakan dari kabupaten Manggarai,” kata salah satu Nakes perwakilan dari PKM Wae Mbeleng.

Menanggapi hal tersebut, melalui sambungan telephone, Bupati Manggarai Herybertus Nabit, menegaskan pihaknya telah mengusulkan sebanyak-banyaknya ke pemerintah Pusat kuota P3K.

“Pemda Manggarai selalu mengusulkan sebanyak-banyaknya ke Pemerintah Pusat. Yang menentukan jumlah kuotanya kan tergantung dari Pemerintah Pusat, bukan Pemda Manggarai,” sebut Bupati Hery Nabit.

Terkait dengan upah tambahan penghasilan dinaikan, Kata Bupati Hery Nabit, akan berdampak pada pengurangan tenaga.

“Kita bisa naikan Tamsil, tetapi ada yang diberhentikan di antara mereka (Para Nakes). Hal ini yang kita jagakan selama ini,” tegas Bupati Hery Nabit.

Kalau dipaksakan untuk menaikan tambahan penghasilan, lanjut Bupati Hery Nabit, tidak menjadi masalah dan pihaknya mencarikan jalan keluar.

“Jalannya refocusing anggaran, kalau refocusing anggaran itu berarti pilihannya memberhentikan sebagian agar dapat meningkatkan yang lain,” tegas Bupati Hery Nabit.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV