Resmi Diluncurkan Bupati Manggarai, Beras Premium Molas Manggarai Siap Bersaing di Pasaran

Ia menguraikan, hingga maret 2026, Demplot telah mengolah 4 ton gabah untuk menghasilkan 1,1 ton beras premium Molas Manggarai dan 760 kg beras medium.

Proses Produksi beras kemasan ini, kata Direktur, menggunakan sejumlah mesin teknologi memadai yang diperoleh dari Kementan RI tahun 2023 seperti mesin pengering, mesin pengolah limbah, mesin penggiling, mesin sortir, pengukur kadar air dan mesin pengemasan.

“Hingga maret 2026, beras premium molas manggarai telah terjual senilai Rp16,020,000,00-.”

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Kabupaten Program TEKAD Largus Ogot menegaskan “Program TEKAD (Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu) adalah program pemberdayaan yang bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di desa, serta memberikan pendampingan untuk memastikan kualitas perencanaan ekonomi desa.

Program TEKAD, kata Ogot sebagai bagian dari inisiatif pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi serta investasi di desa-desa. Pelaksanaan Program TEKAD, lanjut Largus atas hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dengan International Fund Agriculture Development (IFAD).

Untuk meningkatkan jangkauan pasar dan pendapatan kelompok dampingan, TEKAD Manggarai bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai (Satgas MBG, Dinas Perdagangan dan Perindustrian) telah memfasilitasi kemitraan dengan oftaker local, di antaranya SPPG MBG Manggarai, NTT Mart, Nirwana Mart Ruteng, Ytel Mart, dan Rumah BUMN. Kemitraan ini sedang dalam proses fasilitasi antara kelompok dengan oftaker.

Namun, TEKAD Manggarai tentu memiliki tantangan,, satu di antaranya belum ada exit strategy pasca berakhirnya Program TEKAD.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses