Cepat, Lugas dan Berimbang

Resmi Diluncurkan Bupati Manggarai, Beras Premium Molas Manggarai Siap Bersaing di Pasaran

oplus_131072

Ruteng, infopertama.com – Produk Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Paka, Satar Mese, Lonto Leok secara resmi diluncurkan Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, Rabu, 8 April 2026.

Peluncuran ini menandakan “Molas Manggarai” siap bersaing di pasaran lokal Manggarai.

Pada peluncuran Beras Premium Molas Manggarai, Bupati Manggarai didampingi Plt Sekda Manggarai Lambertus Paput dan dihadiri pimpinan OPD, Pimpinan BUMN-BUMD, Pimpinan LSM, Pimpinan P3MD, Kepala Desa se kecamatan Satar Mese, Pengurus BUMDesa Lonto Leok, KPB Demplot Cecer Mese, Fasilitator TEKAD, PPL Pertanian, tokoh masyarakat dan stake holder lainnya.

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kita sama-sama meluncurkan Beras Premium Molas Manggarai dengan harapan produksi beras premium molas manggarai dapat dilakukan secara kontiniu dalam semangat kemitraan,” ujar Bupati Manggarai Hery GL Nabit dalam acara Peluncuran Beras Premium Molas Manggarai yang berlangsung di Rumah Produksi Desa Paka.

Bupati Manggarai, Herybertus Nabit mengarahkan Bumdesa Lonto Leok Paka agar merawat dan meningkatkan kemitraan “Molas Manggarai” agar lebih bagus lagi. Semoga, sesuai namanya, Molas Manggarai mampu memberikan gambaran kualitas beras premium dan terus dirawat produktivitasnya secara berkelanjutan.

“Karena itu saya berharap BUMDesa Lonto Leok terus meningkatkan kualitas manajemen dan desa-desa penyangga ikut kontrol dan mendukung dengan menyediakan bahan baku gabah.”

Direktur BUMDesa Lonto Leok Paka Satar Mese dalam sambutannya menjelaskan Beras Premium Molas Manggarai merupakan branding Produk Beras Premium yang diproduksi Demplot dan RITD binaan TEKAD Manggarai bekerjasama dengan BUMDESA Lonto Leok Paka Satar Mese Kabupaten Manggarai.

Ia menguraikan, hingga maret 2026, Demplot telah mengolah 4 ton gabah untuk menghasilkan 1,1 ton beras premium Molas Manggarai dan 760 kg beras medium.

Proses Produksi beras kemasan ini, kata Direktur, menggunakan sejumlah mesin teknologi memadai yang diperoleh dari Kementan RI tahun 2023 seperti mesin pengering, mesin pengolah limbah, mesin penggiling, mesin sortir, pengukur kadar air dan mesin pengemasan.

“Hingga maret 2026, beras premium molas manggarai telah terjual senilai Rp16,020,000,00-.”

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Kabupaten Program TEKAD Largus Ogot menegaskan “Program TEKAD (Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu) adalah program pemberdayaan yang bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di desa, serta memberikan pendampingan untuk memastikan kualitas perencanaan ekonomi desa.

Program TEKAD, kata Ogot sebagai bagian dari inisiatif pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi serta investasi di desa-desa. Pelaksanaan Program TEKAD, lanjut Largus atas hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dengan International Fund Agriculture Development (IFAD).

Untuk meningkatkan jangkauan pasar dan pendapatan kelompok dampingan, TEKAD Manggarai bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai (Satgas MBG, Dinas Perdagangan dan Perindustrian) telah memfasilitasi kemitraan dengan oftaker local, di antaranya SPPG MBG Manggarai, NTT Mart, Nirwana Mart Ruteng, Ytel Mart, dan Rumah BUMN. Kemitraan ini sedang dalam proses fasilitasi antara kelompok dengan oftaker.

Namun, TEKAD Manggarai tentu memiliki tantangan,, satu di antaranya belum ada exit strategy pasca berakhirnya Program TEKAD.

Acara peluncuran Beras Premium “Molas Manggarai” berlangsung dari jam 11.00 sd Jam 14.00 Wita. Pada sesi akhir acara akhir acara, dilakukan acara dialog Bupati dengan Masyarakat dan promosi penjualan sejumlah produk-produk olahan hasil binaan Program TEKAD di antaranya beras molas manggarai, kopi bubuk robusta, sari jahe merah dan kacang tanah.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN