Religi  

Renungan Katolik, Yesus Menjumpai Kita dalam Keseharian Hidup Kita

Tatapan Kasih

Jumat, 22 Arpil 2022
Hari Jumat dalam Oktaf Paskah
Kis 4:1-12 & Yoh 21:1-14
[Thn. VI-SS/112/4/2022]
Pastor Riano Tagung, Pr

Marilah kita berdoa: ALLAH BAPA YANG KEKAL DAN KUASA, Engkau menganugerahkan misteri Paskah sebagai jaminan perjanjian damai antara Engkau dan umat manusia. Kuatkanlah kiranya hati kami supaya damai yang kami rayakan ini kami nyatakan pula dalam perbuatan. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam Persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa, Amin.

Sesudah bangkit dari antara orang mati, Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias. Ia menampakkan diri sebagai berikut: Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.

Kata Simon Petrus kepada mereka, “Aku pergi menangkap ikan.” Kata mereka kepadanya, “Kami pergi juga dengan engkau.” Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.

Kata Yesus kepada mereka, “Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?” Jawab mereka, “Tidak ada.” Maka kata Yesus kepada mereka, “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya, dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. Maka murid yang dikasihi Yesus berkata kepada Petrus, “Itu Tuhan!” Ketika Petrus mendengar bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja; dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. Ketika tiba di darat, mereka melihat api arang, dan di atasnya ada ikan serta roti.Kata Yesus kepada mereka, “Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu angkat itu.” Simon Petrus naik ke perahu, lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya; dan sungguhpun sebanyak itu ikannya, jala tidak koyak.

Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah!” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?” Sebab mereka tahu bahwa Ia adalah Tuhan. Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka; demikian juga ikan itu. Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.

Yesus Menjumpai Kita dalam Keseharian Hidup Kita

“Kita harus sungguh-sungguh yakin dan menyadari sepenuhnya bahwa Allah yang berada dekat di sisi kita dan di surga adalah seorang Bapa, dan sungguh-sungguh Bapa kita”. St. Josemaria Escriva

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Setiap saat adalah anugerah. Anugerah yang Allah berikan kepada kita itu selalu baru. Dari pihak kita, hanya butuhkan kesadaran akan kehadiranNya yang selalu mencurahkan rahmat dan anugerah yang berlimpah atas hidup kita. Kita harus meningkatkan kesadaran di dalam hidup kita, sadar akan DIA yang selalu ada bersama kita, sadar akan DIA yang selalu datang menjumpai kita, kala kita mengalami beban berat dalam hidup ini, sadar akan DIA yang tidak pernah membiarkan kita berjalan seorang diri.

Orang lumpuh yang disembuhkan sungguh mengalami akan kehadiran Allah yang menyelamatkan dan menyembuhkan lewat Petrus dan Yohanes. Pujian dan syukur keluar dari mulutnya. Akan tetapi, sangat berbeda sekali dengan imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah, mereka tidak mengalami akan kehadiran Allah yang sungguh nyata dalam diri Yesus sehingga mereka menolak pewartaan Petrus dan Yohanes tentang Yesus yang telah bangkit dan yang telah menyembuhkan si lumpuh ini. Karena itu, mereka dihadapkan ke Mahkamah Agama untuk mempertanggunjawabkan hal ini.

Yesus Menjumpai kita

SAHABAT SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus Tuhan,
Hari ini Yesus menampakan diri kepada murid-muridNya di pantai danau Tiberias, di mana saat itu, mereka sedang asyik menjala ikan. Mereka kembali ke rutinitas harian mereka. Menjala ikan! Persis di sinilah, Yesus kembali meneguhkan panggilan mereka untuk menjadi penjala manusia, di mana Yesus kembali memerintahkan kepada mereka untuk menebarkan jala. Perintah ini adalah ulangan dari perintah yang sama ketika mereka pertama kali memutuskan untuk mengikuti Yesus.

“Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya, dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

Maka murid yang dikasihi Yesus berkata kepada Petrus, “Itu Tuhan!”
Yesus datang dan memanggil mereka dalam keseharian mereka. Kemudian Yesus meneguhkan iman dan pengharapan mereka dalam keseharian hidup mereka. Lalu, Yesus menjumpai mereka dan memberikan mereka kekuatan jasmani dan rohani untuk siap menjadi saksi kebangkitanNya, jangan lagi sedih dan jangan lagi takut.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus Tuhan,
Yesus menjumpai kita dalam keseharian kita. DIA datang dan melihat sedang apakah kita? apakah kita setia dengan pekerjaan yang telah percayakan kepada kita? ataukah kita sibuk dengan urusan orang lain sampai kita mengabaikan kehadiran Allah yang datang dan menyapa kita? Dalam Keseharian, Yesus Menjumpai Kita. Tingkatkan kesadaran akan hadirNya yang selalu menyapa dan meneguhkan kita. Yesus tidak akan pernah meninggalkan kita seorang diri hanya terkadang bahkan sering kitalah yang sering meninggalkanNya serang diri. Kita tidak punya banyak waktu untuk berada bersamaNya. Akibatnya, kita merasakan kalau kita selalu sendirian padahal YESUS selalu ada bersama kita, DIA menjumpai kita dalam keseharian kita. Hari inI, beri waktu untuk DIA, agar kita sungguh menyadari hadirNya bagi kita.

YA TUHAN, JADIKANLAH kami manusia baru agar kami KAUlepaskan dari pengaruh kejahatan dunia dan KAUberi kami kerinduan akan kebahagiaan surga. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr

Omnia Sunt Gratia Caritate Dei
SEMUA KARENA KASIH KARUNIA ALLAH!
=1 Kor 15:10=

Servire Dio Con Amore e Gioia
Melayani Allah dengan Cinta dan Sukacita

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV