Renungan Katolik, Merajut Kata dalam Tindakan!

tindakan
Jagokata.com

Rabu, 8 Juni 2022
HARI BIASA, PEKAN BIASA X
Mat. 5:17-19
[Thn. V-SS/158/6/2022]

Marilah kita berdoa: Allah Bapa Mahakasih, Engkau tetap setia mengasihi kami dengan menganugerahi kami hari yang baru. Sebuah permulaan hari yang memanggil kami untuk merajut cinta dan kesetiaan oleh karena kami telah berkali-kali menyimpnag dari perintahMu. Semoga, hati kami tak mendua, tak bercabang hati melainkan setia mengikuti jalanMu yang telah ditunjukkan oleh Yesus PuteraMu. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa, Amin.

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, “Janganlah kalian menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu, ‘Sungguh, selama belum lenyap langit dan bumi ini. Satu yota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.’

Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah Taurat sekalipun yang paling kecil. Dan, mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Surga. Tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga.

Hidup Adalah Cerita Tentang Merajut Kata dalam Tindakan!

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
HIDUP adalah sederetan kisah heroik tentang perjuangan merajut kata dalam aksi. Terlihat sederhana kisah ini. Akan tetapi, sangat sulit untuk melakukannya, sebab kadang kehidupan kita hanyalah sederetan kisah indah yang manis didengar tetapi berbuah masam dalam tindakan. Artinya, kita lupa untuk mewujudkan setiap kata Kasih yang kita rangkai dan sulam diujung bibir kita menjadi sebuah aksi dan tindakan konkret dalam kehidupan setiap hari.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
Hari ini kita kembali mendengarkan Sabda Bahagia YESUS. YESUS bukan hanya omong Sabda Bahagia di atas bukit tetapi YESUS sungguh menghidupi setiap Sabda Bahagia itu.

Sabda YESUS pada hari ini hendak membongkar kepalsuan dan kesombongan para ahli Taurat dan orang Farisi yang memperkaya diri dengan dalih iman dan Hukum Taurat. Mereka berbicara sangat indah soal cinta kasih tetapi sangat kejam dan brutal dalam aksi terutama terhdap mereka yang miskin, menderita dan yang terpinggirkan. YESUS berkata: Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
Kata-kata YESUS ini juga dikenakan kepada kita yang pandai bermanis lidah tapi tak pandai menenun kasih dan cinta, pengampunan dan damai dalam tindakan. YESUS hendak membongkar sedikit demi sedikit kepalsuan diri kita, yang dengan bangga mengatakan diri sebagai pengikut YESUS tapi kosong dalam aksi sebagai pengikut YESUS. Kita harus berani merajut Sabda Allah dalam kehidupan kita setiap hari, sehingga kita mampu melihat dan memandang setiap peristiwa di dalam hidup kita sebagai Anugerah, Kasih Karunia yang sangat istimewa dari Allah bagi hidup kita. Merajut Sabda Allah dalam tindakan kita setiap hari sebagai buah dari permenungan kita akan Sabda Allah, buah dari perjumpaan dan pengalaman pribadi kita dengan Sabda Allah. Mulut, hati dan pikiran dipenuhi dengan Sabda Allah, sehingga dimana kita berada kita membagikan sukacita Injil kepada semua orang.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN
Sabda Yesus hari ini adalah sebuah panggilan untuk bergegas bergerak membongkar cangkang diri kita yang palsu. Agar kita berani menyatakan kata cinta dalam mencintai sesama, kata ampun dalam mengampuni sesama, kata damai dalam berdamai dengan sesama, kata saudara dalam menerima sesama kita apa adanya, dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang dimiliknya.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN
Dalam setiap derap langkah hidup kita hari ini berusahalah untuk menyeimbangkan kata dalam tindakan dan mengisi setiap tindakan dengan kata. Artinya, “Mari kita bawa Sabda Allah dalam setiap tindakan kita dan mari kita selarasakan setiap tindakan kita dengan Sabda Allah.”

Di dalam keluarga dan komunitas, kita hidupkan Sabda Allah ini. Agar Keutamaan dan kualitas dalam hidup kita, hidup berkeluarga, berkomunitas akan sungguh bernas. Dan, memberikan efek yang sungguh mendatangkan pembaharuan dalam hidup bersama. Sabda Allah sungguh hidup bagi setiap orang yang membiarkan dirinya dibimbing oleh Sabda Allah. Sabda Allah sungguh hidup bagi setiap orang yang sungguh menghidupi Sabda Allah dalam setiap peristiwa hidupnya.

tindakan

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN
Mari kita wujudkan Sabda Yesus itu dalam hidup setiap hari. Sabda Yesus hidup dan sungguh menghidupkan kita. Serta memberikan kita inspirasi baru untuk bergegas bergerak mewujudkan hidup yang adil, peduli, bela rasa, belas kasih, mengampuni, mengasihi dalam kehidupan bersama. Ingat Sabda Yesus: siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga.

Marilah Kita Berdoa:
YA YESUSKU, syukur berlimpah untuk setiap Sabda KasihMu. Engkau memanggilku bukan untuk pandai mengingat dan menghafal setiap kata dari SabdaMu. Tetapi, Engkau memanggilku untuk menghidupkan setiap kata, SabdaMu lewat tindakan dan hidupku setiap hari. Bukankah dengan begitu, aku belajar untuk menggenapi SabdaMu dalam hidupku? Tapi, aku terlampau lemah dan ‘sok pandai’. SabdaMu hanya terukir indah pada ujung bibirku tapi belum menjadi indah dalam hidup dan karyaku. Penuhilah aku dengan Sabda dan Kasih KaruniaMu, agar aku berani merajut setiap Kata SabdaMu dalam tindakanku setiap hari, kini dan sampai selamanya, Amin.

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV