Religi  

Renungan Katolik, Mengalami Kasih Allah yang Membebaskan

Hari Biasa, Pekan Pra Paskah III
Hos. 6:1-6; Mzm. 51:3-4,18-19,20-21ab; Luk. 18:9-14
[Thn. VI-SS/85/3/2022]

Pastor Riano Tagung, Pr

Marilah kita berdoa: ALLAH BAPA MAHAKASIH, Syukur berlimpah atas rahmat dan cinta yang telah kami terima di hari yang baru ini. Terima kasih karena dengan penuh sukacita yang telah ENGKAU alirkan dalam hati kami sehingga kami dapat merayakan masa Prapaskah ini. Semoga kami yang sedang menyiapkan hati untuk mengenangkan misteri Paskah digembirakan oleh daya rohaninya. Dengan pengantaraan Yesus Kristus PutaraMu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam Persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa, Amin

Sekali peristiwa, Yesus menyatakan perumpamaan ini kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain: “Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang satu adalah orang Farisi dan yang lain pemungut cukai. Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, aku bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah, dan bukan juga seperti pemungut cukai ini. Aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata, Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah, sedang orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.”

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV